Pages

Saturday, March 23, 2019

Awas! Janganlah Kita Menjadi Orangtua Dayyuts!

Assalamu'alaikum Sahabat Lithaetr,

Selamat berkumpul dengan keluarga ya! Mumpung sedang weekend, mau sharing sedikit saja nih tentang orangtua Dayyuts!

Gambar: Ummahat Mengaji
Karena penulis masih fakir ilmu makanya saya pun terus belajar, karena kemajuan teknologi akhirnya sudah bisa belajar via online dan WAG (Whatsapp Grup). Masuklah saya di WAG Ummahat Mengaji dan mendapatkan sebuah ilmu baru lagi yaitu Jangan jadi orang tua Dayyuts!

Apa sih orangtua Dayyuts? Simak terus ya di sini!

Menurut Ibnul Qayyim Jauziyyah, orangtua Dayyuts adalah orangtua yang membiarkan anaknya bergaul dengan orang-orang berakhlak buruk.

Sementara pengertian Dayyuts sendiri menurut Al Mishbah Al Munir 1/205, adalah orang yang melihat kemungkaran terjadi di keluarganya dan membiarkannya. Tidak ada kecemburuannya. Dan golongan Dayyuts tidak akan masuk surga (T_T).

Duh setelah membaca ini kok malah langsung merinding ya? Saya pun segera mengevaluasi lagi, jangan-jangan tanpa saya sadari saya sudah menjadi orangtua Dayyuts. Agar saya bisa mencegahnya, saya pun kembali membaca buku Rumahku Madrasah Pertamaku karya DR. Khalid Ahmad Syantut.
Gambar: madrasahpertamaku.com
Dimana dalam buku ini benar-benar mengingatkan bagi para orangtua untuk mendidik ruhiyah anak. Beliau berpendapat, Allah telah menjadikan kita sebagai makhluk yang istimewa. Salah satu keistimewaannya, kita terbentuk dari ruh dan jasad. Allah pun telah mencantumkan dalam firman-Nya terkait ruh ini yaitu dalam QS. Al-Hijr ayat 29, beginilah bunyinya,


فَإِذَا سَوَّيْتُهُ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِنْ رُوحِي فَقَعُوا لَهُ سَاجِدِينَ
Artinya: Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniup kan kedalamnya ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud.

Dari ayat tersebut diketahui kalau keberadaan ruh ini lebih penting daripada jasad. Di dalam ruh kita, tersimpan akidah dan nilai-nilai yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya. Pendidikan Ruhiyah inilah yang sangat diperhatikan oleh agama Islam. Pendidikan ini dilakukan dengan cara menyambung ikatan antara ruh dan Rabb-Nya tiap detik, tiap perbuatan, tiap pikiran, dan tiap rasa.

Yuk, sahabat kita tanamkan lagi pendidikan ruhiyah bagi buah hati kita tercinta, jangan sampai kita menjadi orangtua Dayyuts, tanpa kita sadari.

Semoga sharing sederhana ini bermanfaat ya. Terus simak blog Just My Pensieve ya sahabat (n_n).

26 comments:

  1. Waaaah.... Jazakillah khoir nih infonya

    ReplyDelete
  2. Pentingnya ilmu paranting dan pentingnya pergaulan. Maka benar istilah bahwa seorang ibu adalah madrasah pertama bagi anaknya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Bun. Bahaya ya jika seorang ibu fakir ilmu? Semoga kita dimudahkan dalam mendidik anak-anak sesuai fitrah keislaman ya Bun aamiin ☺

      Delete
  3. Astahgfirullah jangan sampai kita menjadi orang tua Dayyuts ya mbak.. Karena you are whom you make friends with.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba betul banget. Kita itu imagenya tercipta salah satunya juga karena teman-teman sepermainan.

      Semoga kita menjadi orangtua yang mampu menjadi contoh baik bagi anak-anak ya mba aamiin ☺

      Delete
  4. Astaghfirullah ya Allah, pengingat yang keras sekali bagi saya seorang ibu yang sering lupa dan lalai. T_T

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waiyaki Bunda, saya pun menulis ini supaya terus mengingat bahwa saya harus lebih baik lagi ke depannya (n_n)

      Delete
  5. Astagfirullah, semoga kita tidak tergolong seperti ini ya Mbak :)
    makasiih ya infonya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin aamiin ya Rabbal'alamin ....

      Delete
  6. Na'udzubillahi mindzalik. Semoga Allah melindungi kami dari menjadi orangtua Dayyuts. Tks sharingnya Mbak🤗

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin aamiin ya Rabbal'alamin 😍... Waiyaki Bunda ☺❤...

      Delete
  7. Aamiin, semoga kita terhindar dari sifat tercela tersebut.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin aamiin ya Rabbal'alamin 😍

      Delete
  8. Wah, sy tahunya suami dayyut, ada juga orti dayyut y
    Terimakasih ba sdh mengingtkn..y Allah semoga kita semua tdk jadi orangtua dayyut

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waiyaki Bunda ☺... Aamiin aamiin ya Rabbal'alamin 😍

      Delete
  9. Selama ini yang sering saya dengar jangan jadi suami dayyuts. Ternyata ada juga pesan agar kita jangan jadi orang tua dayyuts. Terima kasih sudah diingatkan Mbak Litha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waiyaki Bunda ☺... Aamiin aamiin ya Rabbal'alamin 😍 semoga kita semua bisa terhindar dari sifat tercela ini

      Delete
  10. Terima kasih sharenya mba😊

    ReplyDelete
  11. Benar. Keluarga ada pendidikan awal bagi anak. Jadi, org tua berperan sekali dlm pendidikan anak. Apalagi skrg sdh banyak media yg cepat skl pengaruhnya kpd anak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih Bunda sudah berkenan berkunjung dan memberikan komentar di sini ☺❤

      Delete
  12. Mudah-mudahan semuanya memiliki anak yang akhlak baik aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin aamiin ya Rabbal'alamin 😍

      Delete
  13. makasih mbak sharingnya. ilmu baru bagi aku mbak, pertama kali mengenal istilah "orang tua dayyuts"

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kembali kasih bunda. İnipun ilmu baru buat saya, biar tambah ingat makanya saya tulis hehehe

      Delete