Just My Pensive
catatan pena coretan kecil Dari Sumber Karya KecilQ My thought and my opinion opini saya Parenting

Menanamkan Konsep Abstrak Bagi Anak, Salah Satunya dengan Bermain Peran

Menanamkan Konsep Abstrak Bagi Anak, Salah Satunya dengan Bermain Peran

Lithaetr

Seorang IRT yang cinta menulis dan sedang belajar mendesign.

Related Posts

34 Comments

  1. dudukpalingdepan

    Dari kecil saya suka bermain peran, jadi ketika punya anak kami pun sering bermain peran pura-puranya jual beli es krim. Nggak nyangka manfaatnya ternyata banyak ^^ alhamdulillah.

  2. dewyanayanis

    Bagus artikelnya mba, memang sangat dibutuhkan bermain peran bersama anak. Mereka jadi lebih mudah berempati dan menjadi jiwa sosial

  3. Vidya Wahyu P.

    tulisan ini sy perlukan bgt skrg ini. terutama konsep mngenalkn Sang Pencipta. terima kasih bnyk sdh berbagi mb ^^ slm knal.

  4. Irena Faisal

    iya setuju, pretending play bikin komunikasi anak lebih lancar 🙂

  5. lithaetr

    Aamiin terima kasih mba… İya mba, memang rasa itu lebih mudah dibangun dengan memberikan pengalaman yang bisa anak-anak rasakan dengan nyata. Biar bisa merasakan ya salah satunya bermain peran deh ☺❤

  6. lithaetr

    Alhamdulillah kalau bisa bermanfaat mba. Semoga kita bisa Istiqomah dalam mendidik anak-anak dalam menanamkan aqidah dan akhlaknya ya mba ☺❤

    Salam kenal kembali ☺

  7. lithaetr

    ☺❤..
    Semoga kita bisa lebih kreatif dalam mendampingi bermain peran ya Bun

  8. Lia Yuliani

    Seneng deh baca tentang parenting gini. Maklumlah saya baru punya anak satu perlu banyak belajar. Seru juga ya bermain peran ini.

  9. lithaetr

    İya Bun saya pun baru mengetahui kalau bermain peran ini seru, menyenangkan, dan banyak faedahnya. Semoga kita selalu dimampukan jadi orang tua yang amanah bagi ananda ya Bun ❤☺

  10. steffifauziah

    yap emang bener sih dengan bermain peran anak jadi lgs praktek ya, hihi. tapi ponakan saya yang umurnya 3 tahun belum bisa diajak begini, wkwk. mungkin nanti kali ya 4 tahun dia jadi makin paham ttg bermain peran. pasti seruuu, makasih bun sharingya.

  11. lithaetr

    Kembali kasih mba. 3 tahun sudah bisa kok dengan bermain yang ringan saja misal jadi sopir karena suka main mobil-mobilan mba. Kayak anakku kedua senangnya jadi superhero. Jadi bisa bermain peran menyelamatkan bundanya yang terkunci atau sedang di sekitar orang jahat hehehehe

  12. Artha Amalia

    Ide yang bagus, bund. Jadi biar anak sadar bahwa Allah selalu melihat kita maka diajak ke gedung yang tinggi. Kalau Zril agak besar nanti, akan saya ajarkan demikian pula..izin nyontek idenya yaa

  13. lithaetr

    Monggo Bun, silakan. Semoga kita dimampukan untuk istiqomah dalam mendidik anak-anak ya Bun.

  14. Wiwid Nurwidayati

    Tulisan mbak mengingatkan saya dengan kesukaan si bungsu. Cowok. tetapi dia mau bermain peran apa saja. masak-masakan, jadi pedagang, jadi dokter. Saya selalu diajak sebagai salah satu pembelinya. dan memangs elain mengajarkan anak untuk belajar ternyata juga mengeratkan ikatan batin dan lebih bahagianya lagi adalah melihat dia bahagia memainkan perannya tersebut seolah benar-benar terjadi.

  15. lithaetr

    İya ya Bun. Senang melihat mereka senang bermain perannya. Walaupun hanya pura-pura tapi mereka menikmati perannya ini luar biasa banget hehehe

  16. NAD

    Jadi ingat saya waktu kecil bertanya pada mama: "Dimana Allah? Bagaimana bentukNya?"
    Mama saya menjawab: "Allah itu gak boleh dipikirkan gimana dimana rupanya. Hanya boleh disembah"
    Dan saya kala itu tidak puas. wkwkwkwkw

  17. lithaetr

    Memang jawaban abstrak untuk anak-anak yang butuh sesuatu hal konkret itu tidak mudah menjelaskannya. Memang sebaiknya hal-hal abstrak harus disiasati oleh yang konkret dulu biar bisa terbangun pemikiran abstrak nya.

    Saya pun juga masih terus belajar bagaimana baiknya menjelaskan yang abstrak ini Bun, karena bukan karena mereka tidak ada tetapi ada namun tak terlihat, dan akan menjadi bagian penting dalam hidupnya kelak.

    Semoga kita dimampukan memberikan penjelasan yang mudah bagi anak-anak ya Bun ☺❤

  18. Siska Dwyta

    Maa syaa Allaah tulisannya menncerahkan sekali Mbak. Noted banget nih bagi ibu baru seperti saya. Btw jadi ingat waktu kecil saya juga suka bermain peran dan ternyata itu banyak manfaatnya ya Mbak apalagi jika bunda ikut terlibat dengan menanamkan konsep abstrak pada si kecil.

  19. Meykke Santoso

    Saya jadi nggak sabar pingin bermain peran dengan Julio mbak Litha hehehe.. Seru kali ya kayaknya.. Kalau skrang karena dia masih 7 bulan baru main oeluk pelukan atau liat kupu kupu dan bunga bunga atau mainan bayangan. Ya yg pnting main sama Ibunya gitu hihi

  20. Hastin Pratiwi

    Iya mba Litha, Lubna saat di PAUD juga hampir tiap hari ada pelajaran main peran. Jadi tukang laundry, tukang masak, dokter, dll yg bikin anak² happy. Mereka juga jadi tahu gimana cara melipat baju, menyeterika, atau memasak.

  21. Muyassaroh

    Anak-anak suka sekali bermain peran, ya…di rumah juga seru sering bermain peran dengan mereka..

  22. Diah Alsa

    Benar banget Mbak, dengan bermain peran secara tidak langsung mengajarkan anak ttg profesi, menghargai orang lain juga ttg kesabaran dan sifat baik lainnya yah.
    Seru niih klo ngajak anak bermain peran 🙂

  23. Erin Herlina

    Waktu kecil senang bermain perannya dengan teman. Tapi sebagai orang tua tidak ada salahnya bermain peran dengan anak-anak ya, mba.

  24. lithaetr

    Seru Bun.. Kadang sampai berantakan hehehe. Dirimu mah enggak cuma jago main peran tapi jago buat cemilan juga xixixi. mau atuh dikirim cemilannya ke rumah Hahahahaha

  25. lithaetr

    Enggak ada salahnya kok Bun, karena main peran sama anak-anak kadang membuka wawasan baru bagi kita juga kok hehehe

  26. lithaetr

    Bisa diajak main cilukba juga Bun. Seru kok. Nikmati setiap prosesnya ya Bun karena semua tidak akan pernah terulang lagi (n_n)

  27. lithaetr

    Ish keren banget sekolah, Bun. mantap hehehehe

  28. lithaetr

    Iya Bun, ternyata memang banyak manfaatnya, namun memang dalam memberikan efek manfaat tetap butuh pendampingan ya Bun (n_n)

  29. lithaetr

    Saya pun juga baru terbuka tentang ilmu-ilmu setelah anak saya di TK Bun. TK si kakak semi homeschooling jadinya orang tua harus ikut serta dalam pengetahuan tentang parentingnya, jadilah saya belajar lagi (n_n)

  30. Nanik K

    Yups, benar mb.
    Dengan bermain peran, anak bs mengembangkan imajinasi, pola berpikir, dan belajar peduli aktifitas sosial di sekitarnya.
    Bujang saya juga suka menjadi Spiderman, saat kecil dulu.

  31. Nanik K

    Bener ya mbak. Dengan bermain, secara tdk langsung mengenalkan anak-anak memahami konsep atau makna terhadap hal-hal yang abstrak saat si anak belajar berperilaku seperti peran yg dimainkan

  32. lithaetr

    Terima kasih mba nanik sudah berkenan berkunjung (n_n)

  33. lithaetr

    Iya mba banyak manfaatnya dari bermain peran (n_n)

  34. 5 Pelajaran dari Tumbuh Kembang Rasulullah saat Balita - Just My Pensive

    […] ajari anak-anak untuk bisa memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi. Biasakan […]

Leave a Reply

error: Content is protected !!