Pages

Thursday, August 15, 2019

Ingin Keluarga Memiliki Komunikasi Menuju Surga? Lakukan Dulu Hal Penting Ini!

Assalamu'alaikum sahabat Lithaetr,

Setelah 2 hari kemarin membahas yang ringan-ringan, hari ini saya mencoba membahas tentang parenting lagi. Sudah tahu kan kalau dalam pengasuhan itu butuh sinergi dengan pasangan, sebab itu kunci dasar dalam mendidik anak-anak. Bagaimana cara menyamakan visi dan misi dengan pasangan? Salah satunya dengan komunikasi.
Gambar: ummahat mengaji
Menurut pakar parenting Elma Fitria, komunikasi adalah satu satu kunci untuk bisa menyelaraskan visi dan misi hidup antara suami dengan istri. Oleh karena itu, latihlah komunikasi yang sehat, sehingga hidup suami istri bukan sibuk dengan konflik kecil, tapi sibuk dengan pembicaraan kehidupan keluarga dengan cara pandang optimis dan bersyukur.

Komunikasi inilah yang menjadi penting dalam berhubungan dengan sesama manusia, khususnya keluarga, pasangan, dan anak-anak. Perlu kita ingat juga, bahwa yang akan jadi pemberat amal baik kita menuju surga adalah keluarga, bukan harta maupun karir kita. Maka dari itu, jadikanlah keluarga menjadi fokus utama kita, khususnya dalam mengasuh dan mendidik anak-anak kita.

Oleh karena itu, mari pastikan suasana komunikasi di rumah kita adalah suasana yang membangun menuju ke surga. Agar suasana komunikasi menuju surga bisa tercipta, ada hal penting yang harus dilakukan, apa itu? Simak terus di sini saja.
Gambar: Kulwap Wina Risman
Ternyata jawabannya adalah berpikir. Mengapa berpikir menjadi lebih penting dari komunikasi? Wina Risman (Pakar Parenting) menjawab karena setiap keputusan dan langkah seorang manusia didasari oleh cara berpikirnya. Seperti yang sudah kita ketahui berpikir berasal dari kinerja otak, namun seiring dengan berjalan teknologi dan ilmu pengetahuan, berpikir bisa disebut sebagai keterampilan. Maka dari itu, berpikir pun saat ini bisa dilatih seperti keterampilan-keterampilan lainnya.
Keterampilan berpikir perlu dipelajari dan dilatih agar maksimal. Pemikiran yang terampil atau skilled thingking ini perlu dibentuk dari ilmu.
Kita menyadari kalau setiap saat kita harus mengambil keputusan, baik untuk diri sendiri, orang lain, dan keluarga. Dimana dampak dari keputusan itu akan mempengaruhi hidup kita, bisa dalam jangka waktu pendek maupun panjang, oleh sebab itu sebagai orang tua khususnya, memiliki pemikiran yang terampil sangat diperlukan. Hal tersebut dimaksudkan agar dalam mengambil sebuah keputusan buat keluarga, khususnya bagi anak-anak bisa menjadi keputusan terbaik, karena lahir dari pemikiran yang berkualitas.
Gambar: Kulwap Wina Risman
Keterampilan berpikir bisa dipelajari dengan:

* Membaca

* Menghadiri kajian-kajian ilmu

* Berkonsultasi dengan orang berilmu

Memiliki kemampuan thingking skills akan mempengaruhi setiap keputusan yang kita ambil, sehingga akan memperbaiki kualitas kehidupan juga. Nah, itulah mengapa berpikir menjadi lebih penting untuk didahulukan dari komunikasi. Bila kita memiliki keterampilan dalam berpikir, insya Allah komunikasi kita juga akan berkualitas. Jika komunikasi kita berkualitas, insya Allah jalan menuju surga pun akan terbuka.

Nah, siapa yang mau jalan ke surga itu terbuka? Maka tingkatkan keterampilan berpikir kita, yuk! Di tulisan selanjutnya, saya akan coba bahas 1 alat berpikir yang bermanfaat bagi peningkatan keterampilan berpikir kita. Alat berpikir ini dibocorin oleh Wina Risman saat saya mengikuti kulwapnya yang diadakan oleh ibu profesional. So, berikan komentar biar saya semangat nulis tentang alat berpikir itu ya, Sahabat☺.

No comments:

Post a Comment