Ulasan Devil Judge, Kala Pengadilan Jadi Variety Show

Ulasan Devil Judge

 

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia lifestyle, parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

Setelah berbicara tentang alasan ibu tidak bahagia, salah satu cara saya mengurangi stres adalah dengan menonton drama Korea (drakor). Ada drakor yang sedang menjadi pembicaraan dan kebetulan saya juga nonton yaitu Devil Judge.

Kali ini saya mau menulis ulasan Devil Judge. Mengapa saya memilih mengulas Devil Judge? Sebab, ceritanya menarik menurut saya. Drakor Devil Judge ini mengangkat tema hukum dan kriminal, serta dibintangi sejumlah aktor dan aktris terkenal Korea Selatan.

Mengapa ceritanya menarik? Ikutin terus ulasan Devil Judge di sini, ya.

Sinopsis Devil Judge

Sudah satu bulan drama Devil Judge tayang di tvN serta disiarkan juga di viu, dan sejak saat itulah saya terus mengikuti setiap episode terbarunya. Apa sih, yang membuat drama yang dibintangi oleh Ji sung, Kim Min Jung, Park Jin Young (anggota boyband GOT7), dan Park Gyu Young, menarik bagi saya?

Ji Sung Devil Judge

Drakor The Devil Judge ini bercerita tentang Kang Yo Han (diperankan oleh Ji Sung), yang mana dia berprofesi sebagai Hakim Kepala Pengadilan Tertinggi di negeri Korea Selatan yang sedang mengalami distopia.

Dari keadaan yang sedang distopia atau keadaan yang mana segala sesuatunya seperti neraka inilah masyarakat merasa hukum tidak lagi memiliki keadilan. Oleh karena itu, Kang Yo Han melakukan sesuatu inovasi terhadap ruang kerjanya yaitu mengubah pengadilan menjadi sebuah studio televisi.

Apa maksudnya itu? Hakim Kepala Pengadilan Tertinggi membuat pengadilan menjadi studio televisi agar seluruh rakyat bisa melihat suasana pengadilan secara langsung. Selain itu, Kang Yo Han juga mengajak masyarakat untuk ikut serta apakah terdakwa itu bersalah dan dihukum atau tidak bersalah dan dibebaskan.

Harapan Kang Yo Han agar masyarakat kembali percaya terhadap hukum. Tentu saja, inovasinya menimbulkan pro dan kontra, karena pengadilan yang disiarkan secara langsung tersebut mirip seperti pertunjukan varieti televisi.

Pengadilan rasa pertunjukan varieti yang memiliki 2 sisi mata koin ini membuat Hakim Kepala Pengadilan Tertinggi (hakim kepala) itu terlihat seperti pahlawan untuk rakyat, sementara bagi orang jahat, pejabat korup, dan lain-lain, Kang Yo Han dianggap sebagai Hakim Iblis.

Sosok Hakim Iblis yang terkenal membuat banyak pihak tertarik padanya seperti Hakim Kim Ga On (dibintangi oleh Park Jin Young GOT7), salah satu hakim pendamping Kang Yo Han. Ia merasa kalau alasan hakim kepala melakukan pengadilan langsung rasa variety show ini bukan karena ingin mewujudkan keadilan bagi seluruh pihak, tapi ada maksud lain.

Park Gyu Young Devil Judge

 

Oleh karena itu, Kim Ga On melakukan penyelidikan dengan melibatkan sahabat kecilnya, yang seorang petugas detektif polisi kriminal wanita bernama Yoon Soo Hyun (dibintangi oleh Park Gyu Young). Ternyata benar, dari penyelidikan tersebut Kang Yo Han memiliki beberapa hal misterius terkuak.

Salah satunya memiliki hubungan dengan Jung Sung Ah (diperankan oleh Kim Min Jung), seorang Ketua Yayasan yang baru saja dilantik dan langsung turut serta membiayai pengadilan langsung. Bagaimana hubungan Jung Sung Ah dengan Kang Yo Han? Lalu, apa tujuan Kang Yo Han membentuk pengadilan langsung rasa acara varieti ini? Sahabat bisa simak dulu cuplikannya berikut ini,

 

Alasan Devil Judge menarik untuk ditonton ala Lithaetr

Alasan Angmapansa menarik untuk ditonton bagi saya karena,

  1. Ji Sung dan Kim Min Jung

Saya termasuk penggemar aktor Ji Sung, karena itu sudah ada beberapa drama koreanya yang saya saksikan. Makanya begitu Ji Sung berperan menjadi Hakim Iblis di The Devil Judge, saya langsung tertarik untuk menontonnya.

 

Baca juga,

5 Drakor Ji Sung yang Meraih Penghargaan

 

Kim Min Jung Devil Judge

Selain Ji Sung, aktingnya aktris Kim Min Jung juga menarik perhatian saya sejak melihatnya di Mr. Sunshine. Penampilan yang terkesan sensual dan memiliki gaya bicara mirip seperti penyanyi Indonesia Syahrini, membuat aktris cantik yang juga bersahabat dengan Ji Sung ini membuat saya tertarik menonton drakor Devil Judge.

 

  1. Penulis naskah Devil Judge adalah mantan hakim

Mengapa cerita Angmapansa memiliki kasus-kasus hukum yang menarik? Hal ini dikarenakan penulis naskahnya yang adalah seorang mantan hakim. Kalau dibua oleh seorang pakar pasti rasanya beda dong, iya kan?

 

  1. Mengangkat tentang distopia

Bagi saya cerita tentang distopia ini baru saya ketahui, walaupun tanpa sadar sebenarnya saya sudah pernah menonton cerita yang mengangkat hal tersebut sebelumnya. Saya merasa kondisi pandemi yang sudah berlangsung selama satu tahun ini mungkin bagi kebanyakan orang bisa saja terasa seperti distopia.

Oleh karena itu, drakor The Devil Judge ini menjadi menarik karena dalam kondisi yang seperti neraka, kadang orang-orang perlu hiburan dan ingin mendapatkan keadilan serta keamanan.

 

  1. Rating tinggi

Saat ini Devil Judge sudah tayang hingga 10 episode dan selalu memperoleh rating tinggi. Dilansir dari soompi.com (03/08/2021), The Devil Judge menjadi drama paling menarik minggu ini. Untuk pertama kalinya, Devil Judge, berhasil menyalip Hospital Playlist sesi 2 dan berhasil menempati posisi satu dalam daftar drama mingguan Good Data Corporation.

Good Data Corporation adalah perusahaan yang menentukan peringkat setiap minggu dengan mengumpulkan data dari artikel berita, posting blog, komunitas daring, video, dan media sosial tentang drama yang sedang ditayangkan atau akan segera tayang.

Bahkan 2 aktor utamanya pun menempati peringkat satu dan dua, sebagai artis terpopuler minggu ini, yaitu Ji Sung dan Park Jin Young GOT7. Ji Sung sudah menempati posisi pertama selama 3 minggu berturut-turut.

 

  1. Park Jin Young GOT7

Jinyoung Devil Judge

Ada alasan tersendiri mengapa penulis naskah drama The Devil Judge, yaitu Moon Yoo Suk, memilih Ji Sung dan Park Jin Young GOT7 menjadi pemeran utama pria dalam drakor ini.

Dirilis dari kompas.tv (04/07/2021), menurut beliau Ji Sung bisa menggambarkan sosok Kang Yo Han yang misterius. “Sebagai aktor yang mampu melakukan berbagai transformasi, Ji Sung mampu menangkap banyak wajah Kang Yo Han yang tak terduga,” ucap Moon Yoo Suk.

Sementara Park Jin Young GOT7, mampu berperan sebagai Kim Ga On yang tulus. “Saya pikir aktor Jinyoung melakukan pekerjaan yang hebat dalam memerankan Kim Ga On, yang tidak kehilangan percikan ketulusan dan keseriusannya bahkan di tengah kesulitan besar,” ungkap mantan hakim tersebut.

Itulah alasan-alasan yang membuat saya menulis ulasan Devil Judge di sini. Selain itu, karena begitu menarik bagi saya bahwa pengadilan bisa rasa variety show dalam ceritanya.

 

Ulasan Devil Judge, kala pengadilan jadi variety show

Dikarenakan saya pernah bekerja menjadi salah satu kru produksi di televisi, saya cukup mengenal yang namanya variety show (acara ragam yang menghibur). Saat menonton drama yang dibintangi biasa saya yaitu Ji Sung, saya langsung tergelitik ingin menulis ulasan Devil Judge terkait kala pengadilan jadi variety show.

Demi ulasan Devil Judge ini, saya pun sedikit melakukan riset tentang apa itu pengadilan. Dari hasil riset kecil-kecilan itu, saya menemukan kalau ternyata ada perbedaan antara peradilan dengan pengadilan.

Diambil dari jdih.lipi.go.id (4/11/2015), dalam Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman (UU Kekuasaan Kehakiman) yang merupakan landasan hukum sistem peradilan negara dan mengatur tentang peradilan dan pengadilan pada umumnya di negara Indonesia, tidak mendefinisikan istilah peradilan dan pengadilan secara khusus.

Akan tetapi, dalam Pasal 2 ayat (1) dan (2), UU Kekuasaan Kehakiman, setidaknya mengatur bahwa peradilan dilakukan ‘Demi Keadilan Berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa’ dan peradilan negara menerapkan serta menegakkan hukum dan keadilan berdasarkan Pancasila.

Sementara untuk istilah pengadilan disebut dalam Pasal (4), UU Kekuasaan Kehakiman, yang antara lain menjelaskan bahwa pengadilan mengadili menurut hukum dengan tidak membeda-bedakan orang dan pengadilan membantu pencari keadilan dengan berusaha mengatasi segala hambatan dan rintangan untuk dapat tercapainya peradilan sederhana, cepat, dan biaya ringan.

Dari istilah-istilah di atas kita bisa mengambil kesimpulan sementara bahwa peradilan adalah proses menerapkan dan menegakkan hukum demi keadilan, sementara pengadilan merupakan tempat mengadili dan membantu para pencari keadilan agar tercapai suatu peradilan.

Sebuat tempat yang digunakan mengadili dan mencari keadilan dibuat seperti acara ragam yang menghibur itu, kan suatu hal yang gila, betul? Saya pun langsung merasa, akankah suatu saat nanti ulasan Devil Judge, kala pengadilan jadi variety show bisa menjadi nyata?

Saya pun melakukan pencarian lagi dan saya menemukan pendapat penulis naskah Devil Judge, Moon Yoo Suk, yang seorang mantan hakim di Korea Selatan menceritakan apa inspirasi saat menulis naskah Angmapansa.

Dirilis dari kompas.com (16/07/2021), Moo Yoo Suk mengatakan, “Saya pikir masyarakat seperti ini adalah panggung yang sempurna bagi seorang hakim iblis untuk bangkit sebagai pahlawan, dengan menampilkan pengadilan yang mencolok di tengah kemarahan dan ketidakpuasan publik.”

Ia menambahkan, “Sayangnya, dari titik tertentu, daripada baik dan hanya protagonis, orang mulai lebih memilih untuk memiliki orang yang sangat kuat di pihak mereka, tidak peduli apa motif mereka. Itulah fantasi yang dituntut era baru ini.”

Mantan hakim ini berpendapat daripada hanya melihatnya sebagai sebuah fantasi, akan lebih menyenangkan jika bisa membayangkan hal-hal seperti itu mungkin bisa menjadi kenyataan.

Akankah pengadilan rasa acara varieti ini bisa menjadi nyata? Sebagai orang yang pernah membuat acara vareiti, saya Cuma bisa bilang kalau acara itu banyak kondisi yang dibuat dibandingkan faktanya. Jika misalkan pengadilan mau dibuat seperti variety show benar-benar harus ada pembuktian dan bisa dibuktikan kalau semua yang disiarkan itu adalah fakta bukan buatan.

Kalau sahabat sendiri, bagaimana pendapatnya tentang ulasan Devil Judge, kala pengadilan jadi variety show ini? Silakan berikan tanggapannya, ya. Terima kasih.

31 pemikiran pada “Ulasan Devil Judge, Kala Pengadilan Jadi Variety Show”

  1. unik sih tema besarnya. makanya molly nonton ini juga. Tapi serem ya ceritanya ada darah darahan juga. huhuu.. ngilu banget

    Balas
    • Kalau tema kriminal dan hukum, sama tema kesehatan dan kedokteran sebagian besar pasti ada darahnya, kakak. Cuma Devil Judge ini lebih ke anarkis sih, bukan yang pembunuhan

      Balas
  2. Saya tuh paling suka nonton film tema kriminal dan hukum gini, tapi memang kalau ada adegan berdarah-darah, biasanya saya skip hihihi.
    Menarik sih ceritanya, andai bisa nonton drakor juga ya.
    Kalau saya lebih sering nonton film, biar cepat selesai, hehehehe 🙂

    Balas
    • Devil judge, enggak ngambil pembunuhan sih, kak, tapi lebih ke masyarakat yang anarkis karena pemerintah yang korup dan hanya mementingkan kantongnya sendiri. Enak emang nonton film cepat selesai, hehehe

      Balas
  3. Wah topik tentang hukum dan kasus-kasus gini tuh salah satu genre yang aku suka tuh, setelah aku tamat nonton law school, kayanya devil judge ini menarik banget untuk diikuti, eh ini masih tayang apa udah tamat mba?

    Balas
  4. awalnya aku sering ketiduran pas nonton, nggak mudeng
    tapi demi jisung aq bertahan, haha
    sekarang sudah tahu inti ceritanya, makin ngikutin karena makin menarik
    Aktingnya Ji sung nggak ada lawan

    Balas
    • Memang membuat pertanyaan, apakah akan bisa terwujud di dunia nyata? Wah, terima kasih mbak. Gambar itu bisa ada karena ikutan buku antologi cerita anak, hehehe.

      Balas
  5. Wah pantes keren banget ternyata penulis naskahnya mantan Hakim ya mbak … Terima kasih banyak rekomendasinya ya mbak

    Balas
  6. Jadi ingat, kakak saya, sepanjang minggu kemarin kalau lagi di depan HP, nggak mau nengok kalau dipanggil. Saya ajak nonton film bareng juga nggak mau. Rupanya dia lagi fokus nonton Devil Judge ini.

    Balas
  7. Penulis naskahnya mantan hakim, pastinya keren banget ini dramanya, nggak bakal ada “kejanggalan” macam sinetron Indonesia ya hehehe….

    Membaca ini jadi ingat, dulu pernah kan ya acara di pengadilan yang disiarkan langsung oleh salah satu stasiun TV swasta, dan menuai pro dan kontra juga

    Balas
    • Hehehehe. Pasti akan ada pro dan kontra tentang persidangan langsung mbak. Pastinya seru sih, melihat proses sidang secara langsung, kalau memang kasusnya menyangkut publik

      Balas
  8. aku baru nonton sampe episode 5 Devil Judge ini mbak. sejauh ini emang bagus, cuma entah kenapa rada sedikit membosankan. mungkin karena ada adegan yang lambat banget penjelasannya menurutku sih.

    Balas

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.