Pages

Monday, April 22, 2019

Setelah Hilang Ingatan dan Jadi Putri Tertukar, Kini Shin Hye Sun Perankan Balerina Buta di Drakor Terbaru

Assalamu'alaikum Sahabat Lithaetr,

Apa kabar nih setelah liburan panjang? Semoga masih tetap semangat dalam menjalani rutinas dan berjibaku dengan kesibukan sehari-hari kembali, ya. Karena masih dalam suasana transisi dari liburan, hari ini mau nulis yang ringan saja dulu deh. Hari ini, saya mau membahas tentang drama Korea (drakor) terbaru yang mau tayang di KBS2 pada Mei mendatang. Ini salah satu drakor yang cukup mencuri perhatian saya, mengapa? Karena kedua bintang utamanya sedang naik daun dan berhasil meluluhkan penggemar drakor dengan aktingnya yang memukau.
Gambar: dreamers
Siapa saja sih mereka? Mereka adalah Shin Hye Sun dan Kim Myung Soo atau yang lebih dikenal dengan nama L Infinite. Iya, dua nama ini sedang naik daun di Korea dalam hal akting. Shin Hye Sun berhasil mencuri perhatian penggemar drakor setelah menjadi wanita jutek yang mengalami cinta sepihak ke Lee Min Ho dalam drakor The Legend of The Blue Sea, namun namanya meroket dan menjadi aktris papan atas Korea, setelah berhasil mendapatkan penghargaan dalam aktingnya jadi putri yang tertukar dalam drakor My Golden Life (mau tahu ulasan tentang Shin Hye Sun dan drakor My Golden Life bisa klik Shin Hye Sun, Sering Dibilang Jelek Sekarang Jadi Aktris Terbaik atau Putri Tertukar Versi Korea Sukses Besar Di KBS Drama Awards 2017).

Sementara L Infinite, sudah mencuri perhatian penggemar drakor sejak mendapatkan penghargaan untuk perannya sebagai Raja Boneka dalam drakor Ruler: Master of the Mask dan aktingnya semakin gemilang saat menjadi hakim di drakor Miss Hammurabi (mau tahu tentang L Infinite dan drakornya lebih jauh bisa klik 10 Aktor Tampan Yang Pernah Jadi Raja, No 3 dan 4, Tidak Bisa Wamil Karena Sakit atau L Infinite Akan Menjadi Hakim Di Drama Miss Hammurabi).

Nah kali ini, dua nama yang sedang naik daun ini akan beradu akting dalam drakor terbaru berjudul "One and Only Love". Alasan inilah yang membuat penulis juga ikutan penasaran dan pengin mengulasnya hari ini. Mau tahu drakor terbaru mereka ini lebih jauh? Terusin saja membacanya di sini, ya...

Tuesday, April 16, 2019

Menanamkan Konsep Abstrak Bagi Anak, Salah Satunya dengan Bermain Peran

Assalamu'alaikum Sahabat Lithaetr,

Sesuai janji saya, kali ini mau membahas tentang manfaat dari bermain peran. Mengapa saya perlu mengulas lebih dalam? Karena masih banyak orang tua yang belum paham manfaat dari bermain sambil belajar, salah satunya bermain peran. Mau baca tulisan sebelumnya terkait manfaat bermain sambil belajar? Silakan buka link Seberapa Pentingkah Bermain itu Bagi Anak Usia Dini? Yuk, Baca 5 Manfaatnya Ini dan Bukannya Dunia itu Keras? Belajar sambil Bermain, Apakah Anak Akan Mampu Menghadapi Dunia?
Gambar: pixabay
Saya berpegang pada qoute dari Psikolog dan juga Pemerhati Masalah Anak dan Remaja, Ani Christina, yang mengatakan,
"Pengalaman bermain yang menyenangkan dengan benda, teman, dan orang dewasa dapat mendorong anak-anak berkembang secara fisik, emosi, kognisi atau pola berpikir, dan sosial."
Anak-anak adalah peniru ulung, khususnya usia dini, karena memang mereka belajar hal-hal yang konkret atau nyata. Mereka belajar dari menyerap hal-hal yang sering dilihat, didengar, dan dilakukan oleh orang-orang terdekat, khususnya orang tua. Lalu bagaimana menanamkan prinsip-prinsip tentang agama, kehidupan, dan lain sebagainya. Padahal pembelajaran terkait prinsip ini merupakan hal yang abstrak atau tidak dapat terlihat secara nyata, tetapi anak-anak justru sangat perlu memahami tentang ini, salah satu caranya ya bermain peran. Kok bisa? Mari simak ulasannya ya, sahabat...

Monday, April 15, 2019

Memberikan Kesejahteraan dan Membela Keadilan bagi Rakyat itu Tujuan Kami-Haechi

Assalamu'alaikum Sahabat Lithaetr,

Hari ini mau nulis yang ringan dulu, ya... Sebenarnya tulisan ini masih berkesinambungan dengan Badut Bijaksana Gantikan Raja Zalim, Rakyat Makmur, Bisakah? -The Crowned Clown. Iya, masih mau mengulas tentang drama Korea (drakor) kolosal atau saeguk dulu nih. Sebenarnya, mau nulisnya kemarin, namun maklum kalau Ahad itu jatahnya emak bermain dengan keluarga, alhasil baru menulis sekarang deh hehehe.

Cuma drakor yang mau diulas kali ini, judulnya berbeda sama tulisan link tadi. Walaupun temanya sama-sama tentang sejarah Korea, namun drakor ini benar-benar terinpirasi dari kisah nyata. Drakor ini masih on going atau tayang di Korea, jadi buat sahabat yang penasaran sama ceritanya bisa ngikutin saja langsung sekarang, karena baru tayang hingga 18 episode. Drakor saeguk yang mau dibahas kali ini berjudul Haechi.
Gambar: idntimes
Sebenarnya, kenapa sih saya baru senang mengulas drakor bertema sejarah? Iya, karena dari sejarah terkadang banyak pelajaran yang bisa diambil, agar tidak terulang lagi di kemudian hari. Lalu, mengapa saya memilih 2 drakor ini yang dibahas? Karena, berkaitan dengan kepemimpinan yang bercita-cita memberikan kesejahteraan dan membela keadilan bagi rakyat. Apa karena dekat dengan pemilu jadi membahas tentang ini? Mmm... bisa jadi, hehehe. Yuk, disimak saja ulasan tentang drakor ini ya,

Friday, April 12, 2019

Bukannya Dunia itu Keras? Belajar sambil Bermain, Apakah Anak Akan Mampu Menghadapi Dunia?

Assalamu'alaikum Sahabat Lithaetr,

Sehabis menulis tentang Seberapa Pentingkah Bermain itu Bagi Anak Usia Dini? saya mendapatkan pertanyaan yang cukup menggelitik, bukannya dunia keras dan kejam? Emang belajar sambil bermain, bisa buat anak bertahan menjalani kehidupannya kelak?

Gambar: pixabay
Pertanyaan itu langsung membuat saya berpikir keras. Memang betul kalau kehidupan di dunia tidak seindah di cerita dongeng, tapi apakah dalam mendidik anak-anak, khususnya usia dini perlu dengan keras juga? Saya langsung berusaha mencari informasi dan pengetahuan untuk ini. Saya paham anak-anak usia dini perlu belajar secara menyenangkan, namun benarkah akan membuat mereka mampu menghadapi dunia? Yuk, simak terus di tulisan ini ya, sahabat.

Wednesday, April 10, 2019

Seberapa Pentingkah Bermain itu Bagi Anak Usia Dini? Yuk, Baca 5 Manfaatnya Ini

Assalamu'alikum Sahabat Lithaetr,

Udah beberapa hari tidak menulis nih hehehe... Maaf ya, bukan maksud tidak ingin menulis, namun saya masih harus menyelesaikan beberapa janji dan deadline lebih dahulu. Doakan agar bisa lancar ya, sahabat. Oke, hari ini cuma mau mengeluarkan sedikit unek-unek saja sih. Siapa diantara sahabat yang masih suka mendengar komentar miring tentang ngapain sih harus TK dulu? Nanti juga cuma mainan saja di sekolah.
Gambar: pixabay
Dari komentar miring itulah saya pun mencari tahu, memang seberapa pentingkah bermain itu bagi anak usia dini? Alhamdulillah... Saya menemukan jawabannya. Jawaban ini ternyata kembali menyadarkan saya bahwa sebagai orangtua, ternyata tanpa kita sadari kita lebih sering egois dan memaksakan anak-anak untuk mempelajari banyak hal, padahal ada sesuatu yang mungkin terabaikan atau kita lalaikan.

Apakah yang kita abaikan atau lalaikan itu? Nah, kalau sahabat mungkin masih ada yang mendengar komentar seperti di atas, kali ini saja ulasan saya berikut ini bisa membawa pencerahan dan jawaban ya,

Thursday, April 04, 2019

Yuk, Ramaikan Rumah dengan 3 Kegiatan yang Jadi Dasar Pendidikan Ruhiyah Bagi Anak Berikut Ini!

Assalamu'alaikum Sahabat Lithaetr,

Dalam buku Rumahku Madrasah Pertamaku karya DR. Khalid Ahmad Syantut, pendidikan ruhiyah menjadi kunci penting dalam mendidik anak-anak. Bagaimana sih caranya agar pendidikan ruhiyah ini bisa terbangun? Ternyata, jawabannya sudah dijelaskan oleh Pakar Pendidikan Anak Dalam Islam, Asy Ayaikh Abduasalam bin Abdillah as Sulaiman. Mau tau bagaimana jawaban beliau? Yuk, simak terus di tulisan ini ya!

Wednesday, April 03, 2019

Tidak! Jangan-Jangan Kita Sudah Membuat Setan Senang Nih!

Assalamu'alaikum Sahabat Lithaetr,


Sudah pernah dengar sebuah cerita tentang bagaimana setan bisa naik jabatan, belum? Buat yang sudah Alhamdulillah, namun bagi yang belum yuk, simak ceritanya di sini.

Gambar: kuttab
"Apa yang sudah kamu lakukan hari ini?" tanya jenderal setan.
"Saya baru berhasil membuat kakak dan adik bertengkar," jawab prajurit setan 1.
"Kalau kamu apa yang berhasil kamu lakukan?" tanya jenderal setan ke prajurit 2.
"Saya berhasil memisahkan persaudaraan kaum muslim," jawab prajurit 2 sambil tersenyum.
"Kalian masih kalah denganku, aku sudah berhasil membuat sepasang suami istri bercerai," jawab prajurit 3 dengan bangga.
"Wah... kau hebat prajurit 3 sekarang kau pantas naik menjadi pemimpin pasukan ya," jelas jenderal setan dengan sangat gembira.
Itulah cerita proses kenaikan jabatan dalam organisasi setan. Sebenarnya, jangan-jangan tanpa sadar kita sudah membuat setan senang dengan tindakan-tindakan kita. Apa saja sih yang membuat setan senang? Simak terus tulisan ini ya!