5 Kunci Sukses Berbisnis Online ala Rafandhahijab

5 Kunci Sukses Berbisnis Online ala Rafandhahijab

kunci sukses

Assalamualaikum sahabat lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).
emak jago jualan
Noka Setya Maharani

Siapakah Noka Setya Maharani

Kali ini, saya ingin bercerita tentang seorang rekan sekaligus panutan saya dalam berbisnis online, yaitu mbak Noka Setya Maharani atau biasa disapa dengan nama mbak Noka. Saya dan mbak Noka sama-sama terjun berbisnis online pada akhir tahun 2016, setelah memutuskan resign dari pekerjaan kami masing-masing. Kalau saya resign dari salah satu perusahaan televisi swasta terbesar di Jakarta, sementara mbak Noka resign dari Sekolah di Yogyakarta.

reseller
Join kemitraan
Walaupun latar belakang pekerjaan kami sebelumnya berbeda jauh, tapi alasan kami memulai bisnis online itu sama, yaitu ingin berpenghasilan dari rumah, sambil fokus mengurus anak. Saat memulai bisnis online di tahun 2016, mbak Noka baru memiliki seorang anak laki-laki, sementara saya ibu beranak 2 saat itu. Kami memulai bisnis online pun sama-sama berawal dari reseller di dua brand pakaian muslim keluarga ternama, yaitu Deary Castle dan Bayi Banget Hijab. Tapi seiring berjalannya waktu, ada perbedaan menonjol dalam bisnis online kami. Apakah itu? Yuk, simak terus cerita saya di sini.

distributor
Join kemitraan
Walaupun kami memulai bisnis online di tahun yang sama, tetapi hasil yang kami mendapatkan hasil yang berbeda. Kini, mbak Noka sudah naik pangkat dari reseller menjadi distributor. Kemudian, yang tadinya beliau hanya bekerjasama dengan dua brand pakaian muslim keluarga ternama, sekarang sudah meningkat menjadi empat brand terkenal. Dengan tiga brand sebagai distributor dan satu brand sebagai agen. Sementara saya memilih, menutup bisnis online yang saya bangun tahun 2016 itu dan banting setir ke bisnis penulisan.

 

Saya masih ingat betul, bagaimana cepat dan melesatnya bisnis online yang dikelola mbak Noka, yaitu Rafandhahijab. Hanya dalam beberapa bulan, mbak Noka sudah naik menjadi agen. Kemudian beberapa bulan berikutnya beliau sudah berhasil menjadi distributor.

Kunci Sukses Rafandhahijab

Jujur, saya penasaran sangat apa sih, kunci suksesnya mbak Noka, sampai bisa berhasil berbisnis online. Setelah saya rayu-rayu, hehehe, akhirnya beliau mau bercerita tentang perjuangannya merintis bisnis online-nya.

1] Berbisnis dengan produk yang kita butuhkan

kunci sukses
Noka Setya Maharani dan Keluarganya
Mbak Noka bercerita, kalau sejak awal dia memang ingin berjualan baju muslim keluarga. Mengapa dia memilih berbisnis itu? Sebab produk baju muslim itulah yang memang beliau butuhkan.
“Saya sengaja pilih produk yang saya sendiri mau pakai. Saya coba, saya cocok, baru saya berani jual. Makanya, selalu saya beli sample atau ambil stok baru berani menjualkan.” ujar mbak Noka.
Sebenarnya dalam dunia bisnis, produk fashion atau baju itu menjadi salah satu produk paling laris sepanjang masa. Menurut Mbak Wuri Nugraeni, penulis buku ‘Bisnis Reseller Paling Laris’, produk fashion merupakan ladang bisnis yang tak pernah kering. Hal ini karena produk sandang ini memang merupakan sebuah kebutuhan yang harus selalu terpenuhi.
Sejak poin pertama, sudah menjadi faktor yang membedakan bisnis online saya dengan mbak Noka. Rafandhahijab sejak awal berdirinya memang selalu berjualan baju-baju muslim untuk keluarga. Sementara bisnis online saya di awal berdirinya, produk jualannya sangat beragam.

 

2] Fokus

fokus pada tujuan
Fokus pada tujuan dan kesuksesan
Inilah yang selalu dilakukan dan ditekankan mba Noka, saat bercerita kepada saya. Dia berusaha fokus dengan produk jualan fashion muslimnya. Dengan hanya bermodal membeli 3 pieces gamis, mbak Noka semangat menjalankan bisnisnya.
“Waktu itu masih by request saja. Ada temen atau tetangga yang mau baru dipesankan, efeknya jadi harus terbeban di ongkir (ongkos kirim), dengan persenan profit yang tak seberapa waktu itu, kadang malah enggak dapat apa-apa karena habis kena charge ongkir, tapi sudah senang aja waktu itu kalau bisa closing,” tutur mbak Noka.
Semangat membara yang tak pantang menyerah membuat mba Noka berhasil membangun bisnis online secara bertahap dari bawah.

 

3] Mindset positif dan yakin kalau setiap produk memiliki jodohnya masing-masing

quote inspiratif
Gambar dari instagram.com/rafandhahijab
Di awal-awal, mbak Noka mengaku malah enggak ada niatan untuk berbisnis online. “Kenapa memilih baju muslim karena sebetulnya keinginan untuk memiliki saja sih, belum kepikiran untuk jualan awalnya. Saya kepengen punya gamis, bagaimana caranya biar dapat harga murah. Nah, waktu itu ada promo beli 3 dapat harga lebih murah.” ungkap mba Noka, seraya mengenang perjuangannya.
Kemudian sejak saat itulah, mba Noka mencoba untuk berbisnis secara online. Mba Noka selalu yakin kalau setiap produk punya jodohnya masing-masing. Saya menanyakan hal ini kepada mba Noka, “Mbak, jualan baju muslim itu bukannya larisnya itu musiman, apa enggak takut kalau bukan di high season, seperti lebaran, enggak laku?”
Jawaban mbak Noka bijak sekali, “Kalau masalah ini sepertinya kembali ke mindset kita sebagai seller atau penjual. Kalau mindset kita baju muslim itu musiman, ya kurang lebih yang terjadi demikian. Tapi kalau saya mikirnya, orang muslim di Indonesia itu banyak dan kita selalu membutuhkan pakaian muslim untuk beraktivitas sehari-hari seperti pengajian, bersilaturahmi, dan lain sebagainya. Lagian selama saya menjadi reseller hingga distributor sekarang, para produsen baju muslim sudah melihat sikon, kapan moment yang tepat dalam meluncurkan produk-produk unggulannya, dan Alhamdulillah itu cukup membantu pergerakan penjualan. Kita perlu membangun mindset 11 bulan laku dan 1 bulan menjelang Ramadhan, laku banget, hehehe.”

4] Berbisnis untuk membantu sesama

kata kata inspiratif
Gambar dari Facebook.com/NokaSetyaMaharani
Selain fokus, mbak Noka juga menekankan harus punya alasan kuat lain dalam membangun sebuah bisnis online. Beliau ingin lewat berbisnis online ini, dia bisa membantu sesama.
“Jadi, titik beratnya ada di alasan atau strong why-nya. Harus punya alasan yang kuat untuk tetap bertahan. Saya pengen menebar kebaikan, karena saya enggak tahu kebaikan mana yang bisa mengantarkan saya ke Surga-Nya Allah. Semoga dari sini ada kebaikan yang bisa saya lakukan untuk membantu banyak orang,” papar mbak Noka.

5] Berani mencoba berbagai platform dalam berbisnis online

kunci sukses
Mencoba berbagai macam platform
Menurut sepengetahuan saya, mbak Noka ini termasuk yang berani mencoba jualan di berbagai macam platform seperti Facebook, Instagram, Whatsapp, Market Place, dan Website pribadi.
Terkait website pribadi ini, menurut pendapat saya, bagi pebisnis online adanya sebuah website pribadi bisa menjadi suatu hal yang penting. Mengapa? Karena, website pribadi bisa dijadikan sebagai sarana branding yang paling ampuh. Kemudian, pertanyaan yang timbul selanjutnya adalah bagaimana cara membuat website pribadi bagi yang gaptek (gagap teknologi) seperti saya.
Jawaban bijak dari seorang pakar bisnis online terkait gaptek ini begitu menyentuh saya. “Gaptek itu bukan penyakit kok, hehehe. Gaptek itu hanya soal belum tahu, lalu mencari tahu, dan akhirnya menjadi tahu,” tulisan Mbak Muri Handayani (Pemilik Sekolah Bisnis Online (SBO)) dalam bukunya ‘Emak-emak Jago Jualan’.
Akhirnya setelah mencari tahu, saya pun menjadi tahu, kalau ada beberapa bisnis jasa yang menawarkan pembuatan website pribadi bagi para pebisnis online. Salah satunya adalah MasterWeb.
MasterWeb memberikan berbagai macam pilihan layanan, seperti layanan hosting bisnis terbaik dan hosting murah Indonesia. Nah, buat saya yang belum terlalu pintar membuat website pribadi, bisa banget untuk bekerja sama dan beli hosting dari jasa layanan tersebut.

 

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog MasterWeb,
MasterWeb
Gambar dari masterweb.com/blog-competition/

84 pemikiran pada “5 Kunci Sukses Berbisnis Online ala Rafandhahijab”

  1. Wah, Mba Noka inspiratif bgt! “Kembali ke why- nya” itu jleb bgt ya. Mba Lita juga super berani! Banting setir ke bisnis penulisan.

    Sukses untuk kalian berdua, perempuan-perempuan supppeerr inspiratif!!

    Balas
  2. Hai, mbak litha.

    Poin no. 1 menohok banget deh: jual produk yang kita butuhkan. Karena aku suka fiksi seharusnya ga susah membuat dan menjual fiksi kan? Seharusnya sih engga, hehehe.

    Makasih buat artikel yg mencerahkan. Sukses ikut lombanya yaa ❤️

    Balas
  3. Fokus dan telaten itu biasanya susyeh buat para pemula dalam berbisnis. Biasanya tidak sabaran karena kalau bisnis sendiri hasilnya tidak instan, sedikit sedikit dulu kan ya biasanya..

    Balas
    • Iya mba, butuh waktu dan proses juga. Setiap hasilnya dikumpulkan dan dicatat, biar bisa dimanfaatkan untuk modal bisnis lagi. Fokus dan telaten atau tekun, memang perlu banget

      Balas
  4. Menginspirasi sekali, saya juga ingin seperti mbaknya. Apalagi di era saat ini brand fashion/busana muslim bnyak digemari berbagai kalangan. Bisnis online ini sangat worth it sekali, apalagi untuk masa pandemi seperti ini

    Balas
    • Silakan dicoba saja kunci sukses dari rafandhahijab-nya kakak. Itu sudah teruji kok, sebab mbak Noka bisa melejit dan bajir orderan dengan tips tersebut

      Balas
  5. Sebagai penjual online saya juga sangat setuju dengan poin-poin di atas. Terlebih jika suatu usaha memiliki website maka pembeli akan lebih bisa percaya. Saat ini banyak sekali penipu dengan kedok penjual gadungan yang jualan di sosial media. Kalau sudah berhasil mengabuhi korban mereka akan ganti username, tentu hal ini bisa berdampak buruk bagi seller lain. Terima kasih juga tulisan dan rekomendasi hostingnya mba

    Balas
  6. Aku pernah punya produk gamis bayi banget dan memang bahannya enaaaak dipakai nyaman. Mba Lithaaaa aku seneng banget lihat tema blognya. Simple tapi tetep khas cewe banget gituu. Jadi pingin hahahahaha. Galfok yah aku. Btw thanks for sharing mba.

    Balas
    • Saya sampai sekarang walaupun sudah bukan penjual BBH, tetap masih jadi penggemar BBH dan DC mbak, hehehe. Wah, iyakah? Saya malah pengennya enggak girly banget, loh, wkwkwkwk.

      Balas
  7. Sering salut sama emak-emak yang tangguh macem ini, berpenghasilan dari rumah. Padahal seorang ibu itu sarat akan sibuknya ngurus anak, suami, beserta dapur. Keren mba lanjutkan hehe

    Balas
    • Aamiin, InsyaAllah. Tapi yang keren di sini bukanlah saya, melainkan mbak Noka, kakak. Beliau-lah inspirasi saya untuk terus berusaha membangun bisnis penulisan ke depannya, aamiin.

      Balas
  8. Dan saat teman²ku bnyak yang melakukan profesi ini, aku tetap stay di tempat huh la la astagfirullah aku… Padahl jualan/dagang adalah pekerjaan rasulullah ya.

    Balas
    • Saya juga belum berdagang, Bun. Saya jualan tulisan saja tapinya. Cuma belakangan baru fokus untuk branding diri dulu. Semoga Allah selalu memudahkan segala urusan ya, Bun.

      Balas
    • Beberapa belajar dari para suksesor bisnis, sebelum mengembangkan cabang dan produk, memang sebaiknya fokus di 1 produk dulu. Mbak Noka pun sukses karena dia fokus di 1 produk, walaupun bekerjasama dengan brand-brand berbeda.

      Balas
  9. Aduh, jadi ingat masa-masa aku mulai berbisnis bareng teman. Nggak butuh waktu lama buat kami untuk bangkrut, hahaha … Penyebabnya waktu itu kami evaluasi. Mulai dari bahwa kami sepakat bisnis itu harus ada personil yang menguasai produksi, marketing, dan manajemen. Saat itu kami keukeuh bahwa kami nggak ada yang jago di manajemen. Padahal sih sebenarnya kami gagal karena berbisnis bukan demi alasan positif, melainkan untuk membuktikan kepada produsen kami terdahulu bahwa kami bisa memproduksi barang sendiri dan akan laku keras. Boro-boro deh, bangkrut iya.

    Balas
  10. Mbak sampei banting setir….. kasian setirnya hehehe
    Apapun pilihan kita dalam bisnis saya kira kalau kita melibatkan passion dan fokus akan berhasil nantinya 🙂

    terima kasih dah share 🙂

    Balas
  11. Seperti mbak Noka, sy juga berbisnis online dengan strong why “kebermanfaatan” , setuju sekali, kita tidak pernah tau kebaikan mana yang akan mengantarkan kita ke surga Allah. Makasih tips2nya mba, bermanfaat banget 🙂

    Balas
  12. Wah, udah lumayan lama juga ya Litha bisnis onlinenya. Udah jalan 5 tahun ya. Fokus itu harus. Saya setuju tipsnya. Usaha itu gak bakal sukses kalo kita gak fokus. Apalagi kalo setengah-setengah.

    Balas
  13. Turut bahagia kalau ternyata teman yang kita kenal dulu mulai dari 0 dalam berbisnis, Sekarang sudah sukses usahanya. Jadi termotivasi. Soalnya saya sering tidak fokus dan berhenti di tengah jalan

    Balas
  14. Setuju banget kalau salah satu kunci bisnis itu harus untuk membantu sesama. Karena hidup bukan hanya tentang meraih keuntungan, Just info, yang tersulit menurut pribadi adalah sikap konsisten jdi masih ragu berbisnis.

    Balas
    • Sebab kalau kita butuh produknya, kita bisa merasakan langsung manfaatnya. Jadilah, kita bisa testimoni langsung sekalian terhadap produknya kalau produk itu memang bagus

      Balas
  15. Yang penting yakin terlebih dahulu, berani memulai dalam bisnis online ini. Sangat bermanfaat sekali. Terimakasih kak

    Balas
  16. Betul mbak, segala sesuatu membutuhkan proses dan kesabaran.

    Kesuksesan itu dimulai dengan ketekunan. Terimakasih informasinya mbak, sangat bermanfaat sekali nih

    Balas
  17. bener juga ya bun, dengan kelima 5 hal tersebut, akan lebih mudah untuk sukses. apalagi banyak yang kadang enggak sabaran dan enggak fokus. baru aja naik bisnisnya udah gemes mau bikin bisnis lain. jadinya bisnisnya ambruk lagi karena enggak fokus. makasih bun sharingnya.

    Balas
  18. Saya dulu jualan online juga, tapi masih kecil-kecil. Gak tahan banting sayanya. pas barang datang. eee yang beli gak jadi sudah mundur duluan. Hihihi. Sekarang kami fokus ke ternak ayam kampung. belum besar tapi alhamdulillah cukup.heheh

    Balas
  19. Kalau yang saya lihat, banyak memang perempuan, terutama ibu rumah tangga, yang terjun ke dunia bisnis online ya Mbak. Mungkin karena mudah dilakukan dan bisa dikerjakan dari rumah. Tak sedikit juga dari mereka yang berhasil seperti Mbak Noka ini, yang jelas memang harus ikhtiar maksimal, kalau memang tidak di berbisnis online rezekinya, bisa dicari peluang yang lain.

    Balas
    • Betul uda. Kalau sudah memutuskan segala sesuatu apapun itu, tekuni dengan ikhtiar maksimal. Kalau belum sukses bisa cari kesempatan lain atau coba perbaiki yang ada, sambil memberikan inovasi, hehehe

      Balas

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.