Aplikasi Audiobook Storytel Sukses Hadirkan Sensasi Eargasm

audiobook indonesia

Aplikasi Audiobook Storytel Sukses Hadirkan Sensasi Eargasm

aplikasi audiobook stroytel

 

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia lifestyle, parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

Perkembangan sosial media yang luar biasa, terkadang membuat saya menemukan kata-kata nyeleneh atau lebih dikenal dengan nama ‘slang’, seperti eargasm. Sekilas saat mendengar kata eargasm, agak tabu, kurang sopan, tidak senonoh, betul? Yups, itulah yang dimaksud dengan kata ‘slang’.

Dilansir dari britannica.com, slang adalah kata atau frasa tidak biasa yang digunakan untuk mengungkapkan sesuatu dengan cara baru. Memang penggunaan kata-kata slang ini terdengar asing dan umum digunakan oleh anak muda, tapi sebagai orangtua sebaiknya kita juga perlu tahu istilah-istilah baru yang dianggap kekinian, baru, dan gaul, bukan?

Apalagi istilah eargasm ini populer sejak tahun 2015 lalu dan kini saya merasa kata slang tersebut cocok kalau disandingkan untuk sebuah aplikasi audiobook storytel. Mengapa? Simak terus penuturannya di sini ya, sahabat.

Baca Selengkapnya

3 Pelajaran Hidup dari Bootcamp Duta Inklusif

bootcamp duta inklusif

3 Pelajaran Hidup dari Bootcamp Duta Inklusif

bootcamp duta inklusif ibu profesional

 

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia lifestyle, parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

Manusia-manusia kuat itu kita
Jiwa-jiwa yang kuat itu kita

 

Sepenggal lirik lagu Tulus yang berjudul Manusia Kuat, adalah tanggapan saya terhadap para wanita yang saya temui di Bootcamp Duta Inklusif. Sebuah acara yang diselenggarakan oleh Ibu Profesional ini memberikan saya gambaran baru dalam memandang dunia.

Saya mengikuti acara Bootcamp Duta Inklusif hanya dengan modal nekat dan ingin belajar soal bahasa isyarat. Namun ternyata banyak pelajaran hidup dan pengetahuan baru yang saya dapatkan. Apa sajakah itu? Yuk, sahabat terusin membacanya di sini.

Baca Selengkapnya

3 Aplikasi Edit Video yang Bisa Kolaborasi dengan Filmorago

aplikasi edit video filmorago

3 Aplikasi Edit Video yang Bisa Kolaborasi dengan Filmorago

aplikasi edit video filmorago

 

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia lifestyle, parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

Setelah belajar lagi tentang editing audio visual dengan menggunakan aplikasi filmora, saya merasa ketagihan untuk terus mencoba mengedit proyek audio visual. Dari beberapa kali mencoba aplikasi edit video antara filmora di komputer atau laptop dan filmorago di ponsel, saya lebih memilih menggunakan filmorago sebagai aplikasi edit videonya.

Mengapa saya lebih memilih menggunakan aplikasi edit video dari telepon genggam? Sebab, sebagai IRT (ibu rumah tangga) dengan 3 anak-anak yang kebanyakan masih balita, gerak saya masih agak terbatas jika harus membuka laptop atau komputer. Jadilah, saya lebih memilih banyak beraktivitas dengan ponsel.

Itulah alasan terbesar saya lebih memilih aplikasi filmorago sebagai sarana belajar video editing. Akan tetapi, agar hasil editing audio videonya bisa lebih maksimal, saya pun mencoba mengkolaborasikan aplikasi-aplikasi edit video lainnya.

Lo, memang kenapa sih, filmorago membutuhkan kolaborasi dari aplikasi edit video lainnya? Simak terus penjelasannya di sini, ya.

Baca Selengkapnya

5 Manfaat Belajar Filmora Bareng IP Jakarta

belajar filmora

5 Manfaat Belajar Filmora Bareng IP Jakarta

belajar filmora

 

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia lifestyle, parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

Setelah berhenti bekerja sebagai broadcaster, saya sudah tidak lagi menggunakan aplikasi editing video dan audio. Sebab menurut saya, saya belum merasa perlu atau butuh. Lalu, ketika ada pelatihan belajar filmora yang diadakan Ibu Profesional (IP) Jakarta, saya menjadi tertarik dan tertantang untuk mengikutinya.

Mengapa? Karena, mentornya mbak Novita Markhamah atau biasa dipanggil mbak Ibun. Beliau ini adalah orang di balik layarnya video-video keren yang dibuat oleh IP Jakarta. Saya tertarik ikut karena penasaran aplikasi apa sih, yang dipakai oleh mbak Ibun biar menghasilkan video-video luar biasa itu.

Sekaligus agar kembali mengasah kemampuan editing video audio yang sudah saya punya. Jangan sampai saya mengulang ‘me and my stupidity’ lagi. Lalu, apa saja manfaat yang saya terima dari pembelajaran tersebut? Terusin saja membacanya di sini.

Baca Selengkapnya

Drakor Alice: Cerita Sangkuriang atau Perjuangan Detektif Menyelamatkan Ibunya

drakor alice

Drakor Alice: Cerita Sangkuriang atau Perjuangan Detektif Menyelamatkan Ibunya

drakor alice

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

 

Akhirnya menulis lagi setelah pekan kemarin vakum dulu. Ternyata beristirahat sebentar, membuat saya ingin menuliskan banyak hal. Oleh karena itu, hari ini saya mau menulis tentang drama Korea (drakor) yang sedang tayang dan lagi saya tonton, Alice. Alasan pertama saya mengulas drakor Alice ini karena ratingnya bagus.

Kalau ratingnya bagus, sudah pasti ada sesuatu dong, ya? Oleh karena itu, saya mau membahas tentang drakor Alice ini menurut versi saya. Mau tahu ulasan saya tentang drakor yang dibintangi Joo Won dan Kim Hee Sun ini? Silakan simak terus di sini, ya.

Baca Selengkapnya

5 Nutrisi Terbaik di Susu Formula Buat Si 4 Tahun yang Lincah

hiro bersama susu formula morinaga

5 Nutrisi Terbaik di Susu Formula Buat Si 4 Tahun yang Lincah

susu formula nutrisi terbaik

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

Kali ini saya akan berbagi cerita soal putra saya yang bernama Hiro, berusia 4 tahun, si lincah yang bercita-cita sebagai pemain bola dan imam masjid. Masih teringat jelas, kalau Hiro sempat mengalami ADB (Anemia Defisiensi Besi), saat dia berusia 9 bulan. Karena alasan itu jugalah, yang akhirnya saya mantap memutuskan untuk berhenti bekerja dan fokus hanya untuk mengurus kedua buah hati saya.

Pengalaman pahit, ketika si sulung yang sempat bolak-balik ke rumah sakit dikarenakan diare, langsung terbayang. “Cukup sudah. Saya tidak ingin anak-anak menjadi korban, karena kesalahan dalam pengasuhannya saat bertumbuh kembang, termasuk soal asupan nutrisinya,” ucap saya dalam hati kala itu.

Sebenarnya apa sih, ADB (Anemia Defisiensi Besi) itu, sehingga saya memutuskan untuk berhenti bekerja dan fokus dalam memberikan asupan nutrisi terbaik buat anak-anak? Simak terus ceritanya di sini ya, Sahabat.

Baca Selengkapnya

5 Alasan Menulis ala Lithaetr, No. 1 itu Alasan Klasik

alasan menulis uang

5 Alasan Menulis ala Lithaetr, No. 1 itu Alasan Klasik

alasan menulis ala lithaetr

 

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

 

“Apa sih, yang kamu dapatkan dari menulis?” tanya seseorang kepada saya.

Kira-kira kalau Sahabat Lithaetr mendapatkan pertanyaan seperti itu, apa yang pertama kali terlintas di benakmu? Entah mengapa saat itu yang terlintas dibenak saya adalah tentang pendapatan. Pemikiran manusiawi jika ujung-ujungnya uang, betul? Itulah juga yang menjadi salah satu alasan menulis saya.

Efek pandemi sedikit banyak membuat saya jadi lebih sensitif. Jadilah mempengaruhi ke pola pikir dan sikap yang jadi lebih protektif, sekaligus agak berlebihan dalam menanggapi sesuatu. Itulah penyebab mengapa saat itu, saya langsung berpikir tentang pendapatan.

Enggak bisa dibohongi kalau semua orang terkena dampak dari adanya pandemi ini. Makanya, saya pun perlu mencari cara agar beberapa kegiatan saya, bisa memberikan penghasilan tambahan.

Saat saya memutuskan untuk menulis kembali setelah berhenti bekerja, ada beberapa pro kontra yang terjadi juga. Apakah saja itu? Jika masih berkenan membaca curahan hati saya di awal bulan ini, silakan meneruskannya di sini, ya.

Baca Selengkapnya

5 Wasiat untuk Ketiga Buah Hati Saya

Wahana diving wasiat

5 Wasiat untuk Ketiga Buah Hati Saya

Wasiat untuk buah hati

 

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

ibu profesional pra bunsay

Kesimpulan materi keempat kelas pra bunsay,

Masih melanjutkan pembicaraan dari perkuliahan ‘pra bunda sayang (bunsay)’, kali ini kami diberikan ilmu soal sejarah dan kerangka berpikir serta piramida Ibu Profesional (IP). Kali ini pematerinya dibawakan oleh perempuan, ibu, dan istri hebat dari IP Banten, yang bernama Mbak Maria Ulfah.

Pemateri wahana diving

Mbak Maria Ulfah kembali mengingatkan apa sih, tujuan kita belajar di IP. Harapannya setelah belajar di IP, kita akan memiliki 4 kemampuan ini,

  1. Hebat mengelola keluarga
  2. Percaya diri
  3. Mampu mendidik dan mengembangkan anak
  4. Terus menerus mengembangkan diri

Agar memperoleh kepercayaan diri, ternyata kita harus memiliki 3 hal ini,

  • Mempelajari ilmunya untuk hal-hal yang ingin kita ketahui
  • Memiliki keterampilan dalam memanejem waktu dengan baik
  • Bisa menerima dan bersyukur dengan keadaan diri kita sendiri dan keluarga

Mengapa sih, kepercayaan diri bagi seorang perempuan, istri, dan ibu menjadi penting? Sebab, salah satu faktor dari kebahagiaan bisa terjadi, jika seorang perempuan, ibu, dan istri itu sudah percaya diri dalam mengurus serta mengelola keluarganya. Kemudian setelah pintar dalam mengelola keluarga, insyaAllah perempuan, istri, dan ibu juga akan mampu mendidik dan mengembangkan anak-anaknya. Setelah itu, keinginan untuk terus bertumbuh dan belajar akan tertanam dalam diri.

Dari menyimak materi dari Mbak Maria Ulfah, saya suka dengan kalimat beliau yang satu ini,

“Seorang Ibu yang berkualitas baik akan melahirkan anak-anak yang baik dan unggul, sehingga mampu membangun sebuah peradaban yang baik. Seorang ibu harus memiliki jiwa pembelajar. Terus belajar dan meningkatkan kualitas diri demi memantaskan menjadi ibu dari anak-anak yang hebat.”

Kesimpulan materi dari Mbak Maria Ulfah semakin membuat saya yakin, kalau IP adalah keluarga ideologis saya dalam memantaskan diri menjadi ibu dari anak-anak hebat, yaitu ketiga buah hati saya.

Saya paham betul kalau saya tidak akan bisa mendampingi mereka selamanya. Akan ada masa, saya harus kembali mempertanggung jawabkan semua perbuatan saya, selama di dunia. Oleh karena itu, saya ingin memberikan wasiat atau pesan kepada ketiga buah hati saya. Apa sajakah wasiatnya itu? Jika berkenan, silakan tetap menyimak di sini ya, sahabat.

Baca Selengkapnya

5 Syarat untuk Memilih Aktor Favorit ala Lithaetr

aktor favorit yoo ah in

5 Syarat untuk Memilih Aktor Favorit ala Lithaetr

aktor favorit

 

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

 

Tak terasa tantangan dari grup whatsapp drakor dan literasi KLIP (Kelas Literasi Ibu Profesional) sudah hampir selesai. Kali ini kami diminta untuk menuliskan oppa, dongseng, dan eonni favorit atau sama saja dengan siapakah aktris dan aktor favorit atau bias (nama lain dari idola).

 

Di tulisan kali ini, saya mau membahas tentang oppa atau aktor favorit saja, ya. Memang apa sih, oppa, dongseng, dan eonni itu? Oppa itu adalah sebutan atau panggilan adik perempuan untuk kakak kandung laki-lakinya. Namun selain itu, oppa ternyata bisa digunakan juga untuk panggilan sayang atau keakraban bagi perempuan yang lebih muda kepada laki-laki yang lebih tua.

 

Sementara dongseng itu adalah panggilan untuk adik, baik laki-laki atau perempuan. Hampir sama kayak oppa, dongseng, juga digunakan untuk panggilan sayang atau hubungan keakraban. Tidak jauh berbeda juga dengan eonni, yang juga digunakan untuk panggilan sayang atau keakraban diantara perempuan. Eonni, adalah panggilan bagi adik perempuan kepada kakak kandung perempuannya. Dalam hubungan kedekatan, eonni, juga bisa digunakan untuk memanggil perempuan yang lebih tua dibandingkan kita.

 

Untuk ditulisan kali ini, saya mencoba membahas oppa atau aktor favorit versi saya, berdasarkan beberapa syarat. Kok, pakai syarat segala sih? Ya iya dong, menurut saya kalau menyukai seseorang, entah itu bias maupun ketika mencari jodoh dahulu (ea, hehehe), harus ada syarat atau kriteria di dalamnya. Mengapa? Sebab dari syarat atau kriteria itulah yang nantinya akan membuat kita bertahan atau mau memaafkan ketidak sempurnaan yang dimiliki oleh bias atau calon pasangan (dulu lo, ya, hehehe).

 

Bias atau idola itu juga manusia biasa, jadilah dia juga tak luput dari kesalahan. Nah, beberapa syarat atau kriteria inilah yang biasanya akan membuat saya mau mempertahankannya sebagai bias. Mau tahu apa saja syaratnya? Tetap ikutin terus penuturannya di sini, ya sahabat.

Baca Selengkapnya

3 Kenangan Selama Jadi Admin WAG IP Jakarta

tugas Pra bunsay IP Jakarta Lithaetr

3 Kenangan Selama Jadi Admin WAG IP Jakarta

IP Jakarta pra bunsay

 

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

 

Di tulisan kali ini, masih berbicara soal perkuliahan pra bunda sayang (bunsay) dan IP Jakarta. Setelah kemarin saya mengerjakan tugas pertama, di tugas kedua kali ini saya diminta berbagi pengalaman tentang COC (Code of Conduct). Apa itu Code of Conduct? Code of Conduct dalam bahasa Indonesia dapat diartikan pedoman perilaku bermartabat, yaitu beberapa aturan yang dibuat, dipahami, dan disepakati hingga menjadi komitmen bersama.

 

Sebelum saya berbagi pengalaman selama jadi Admin WAG IP Jakarta, ada baiknya kita mengetahui dulu kesimpulan materi kedua kelas pra bunsay berikut ini,

Baca Selengkapnya