7 Tips Buka Usaha Jasa Fotografer Bagi Pemula

tips buka usaha jasa fotografer

7 Tips Buka Usaha Jasa Fotografer Bagi Pemula

cara buka usaha jasa fotografer pemula

 

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia lifestyle, parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

Setelah 2 tahun, Indonesia mencoba beralih dari pandemi jadi endemi dan salah satu bisnis yang masih diminati adalah jasa fotografer. Mengapa? Sebab mengabadikan momen berharga ke dalam foto adalah salah satu cara untuk menyimpan kenangan dan masih banyak orang yang ingin mengabadikan peristiwa berharga dalam hidupnya ke dalam foto.

Apalagi bila sudah menjadi endemi, jasa fotografer akan kembali naik daun sebab orang-orang akan kembali melakukan acara-acara penting seperti foto pre-wedding, foto acara perusahaan, foto produk untuk iklan dan lain sebagainya.

Itulah alasan-alasan mengapa jasa fotografer tetap memiliki potensi bisnis yang potensial. Terusin membacanya di sini, saya akan coba kasih tips-tips memulai jasa fotografer untuk sahabat Lithaetr, yang mungkin tertarik dengan dunia fotografi.

Baca Selengkapnya

3 Alasan Mengapa Ibu Tak Boleh Gaptek

perempuan jangan gaptek

3 Alasan Mengapa Ibu Tak Boleh Gaptek

alasan ibu tak boleh gaptek

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia lifestyle, parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

Izinkan saya mengeluarkan 20 ribu kata, ya sahabat. Saya mau menulis tentang alasan mengapa ibu tak boleh gaptek (gagap teknologi). Saya ingin menulis ini karena membaca sebuah status guru atau panutan saya dalam menulis, tentang sudah tidak punya televisi di rumah kok, masih bisa kecolongan.

Nasihat beliau seketika membuat saya merenung. Saya masih belum 100 persen no tv no gadget untuk anak-anak. Padahal saya tahu kalau peraturan sekolahnya si sulung itu menghimbau agar anak-anak bisa no tv no gadget di rumah.

Saya salut dengan keluarga yang sukses menerapkan hal tersebut. Saya tidak ingin berdebat soal hal tersebut, sebab untuk no tv no gadget ini kembali ke visi serta misi keluarga lagi. Bagi saya dengan menerapkan screen time dan pendampingan saat mereka nonton maupun menggunakan gawai serta melakukan komunikasi serta diskusi secara terbuka, bagi kami itu membahagiakan.

Apalagi 2 tahun tidak ke mana-mana sempat membuat saya kehabisan akal agar anak-anak bisa berkegiatan positif, akhirnya bermain game yang bermanfaat, seperti main game matematika. Apa sih, yang membuat saya merenung membaca nasihat dari gurunda saya menulis itu?

Intinya jangan merasa aman kalau sudah membatasi anak-anak karena tidak mengizinkan mereka menonton televisi atau menggunakan telepon genggam di rumah. Sebab, paparan informasi yang si anak dapatkan bisa saja dari luar rumah.

Kemudian saat ia bertanya kepada orang tuanya, termasuk ibunya, tapi ibunya tidak mengikuti perkembangan zaman dan si anak tidak merasa orang tuanya tidak nyaman diajak diskusi, kira-kira apa yang akan terjadi? Dari nasihat itulah kemudian saya merasa sebagai orang tua, khususnya ibu memang tidak boleh gaptek.

Mengapa? Silakan baca curhatan saya di sini, ya sahabat Lithaetr.

Baca Selengkapnya

5 Hikmah Kehidupan ala Film Bollywood Hichki

Rani Mukherjee Hichki
Film Bollywood Hichki
Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia lifestyle, parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).
Setelah beberapa purnama, akhirnya saya nonton film Bollywood lagi, yaitu Hichki. Film ini sudah masuk daftar tontonan saya lama, cuma baru terealisasi setelah terpicu karena seorang teman mengulasnya di blog.
Jadilah saya menontonnya dan yang saya rasakan adalah terharu, sekaligus ada perasaan seperti pulang kampung. Tentu saja, saya mendapatkan pelajaran berharga dari Film Bollywood Hichki ini.
Mengapa saya merasa demikian dan hikmah kehidupan apa saja yang disajikan dalam film Bollywood Hichki ini? Simak terus penuturan saya di sini, ya.

Baca Selengkapnya

21 Alasan Ibu Tidak Bahagia ala Kiki Barkiah

alasan ibu tidak bahagia

alasan ibu tidak bahagia

 

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia lifestyle, parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

Tulisan pertama di bulan Agustus ini, saya ingin membicarakan soal bahagia. Mengapa tiba-tiba saya ingin berbicara soal kebahagiaan? Sebab, setelah saya mengikuti acara ‘Selebrasi Akbar HIMA IP Jakarta’, ternyata ada 21 alasan ibu tidak bahagia.

Pendapat ada 21 alasan ibu tidak bahagia ini disampaikan oleh Praktisi Home Schooling, teh Kiki Barkiah. Mengapa teh Kiki (begitu beliau disapa), berpendapat demikian? Simak terus penjelasannya di sini.

Baca Selengkapnya

Pilih Han Ji Pyeong atau Nam Do San, Lihat Dulu 5 Fakta Ini

Ha Ji Pyeong Kim Seon Ho

Pilih Han Ji Pyeong atau Nam Do San, Lihat Dulu 5 Fakta Ini

Pilih Han Ji Pyeong atau Nam Do San
Kiri = Han Ji Pyeong (Kim Seon Ho) dan Kanan = Nam Do San (Nam Joo Hyuk)

 

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia lifestyle, parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

Tulisan Pilih Han Ji Pyeong atau Nam Do San ini, terinpisrasi karena maraknya pembicaraan yang ada di timeline atau linimasi media sosial. Linimasi media sosial sedang panas tentang memilih tim Han Ji Pyeong atau tim Nam Do San.

Siapakah sih, Han Ji Pyeong dan Nam Do San yang sedang menjadi pembicaraan di linimasi? Ternyata dua nama itu adalah nama-nama tokoh atau karakter dari drama Korea (drakor) Start Up.

Drakor yang dibintangi oleh Bae Suzy, Nam Joo Hyuk, dan Kim Seon Ho ini memang sedang jadi bahan perbincangan. Mengapa? Sebab, drakor Start Up ini mengangkat cerita tentang bisnis rintisan yang sedang populer saat ini.

Penasaran mengapa Han Ji Pyeong dan Nam Do San menjadi viral? Simak dulu tulisan saya berikut ini.

Baca Selengkapnya

5 Role Model Lithaetr Saat Menyusun Mimpi

role model keluarga

5 Role Model Lithaetr Saat Menyusun Mimpi

role model lithaetr

 

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia lifestyle, parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

 

Dikarenakan 2020 akan segera berakhir, saya jadi ingin sedikit napak tilas tentang role model Lithaetr, yang akhirnya membuat saya memiliki banyak mimpi. Mengapa saya memilih bermimpi untuk menjadi seperti mereka? Sepertinya saya merasa perlu untuk menelaah lagi niat saya yang sebenarnya.

Oleh karena itu, tulisan ini juga menjadi bahan evaluasi mimpi dan aliran rasa bagi saya pribadi, setelah ikutan menyimak sedikit orientasi Kampung Komunitas batch 2. Semoga sahabat Lithaetr, mau membaca curhatan saya ini, ya. Buat sahabat yang berkenan meneruskan membaca, saya doakan agar mimpi-mimpi yang belum terwujud bisa segera terlaksana, aamiin.

Baiklah, mari kita simak curhatan sederhana berikut ini,

Baca Selengkapnya

5 Ritual Pagi ala Lithaetr yang Buat Mood Jadi Ceria

ritual pagi mendengarkan musik

5 Ritual Pagi ala Lithaetr yang Buat Mood Jadi Ceria

ritual pagi

 

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia lifestyle, parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

 

Hari ini saya mau mencoba mengulas tentang ritual pagi yang bisa membuat mood jadi ceria. Mengapa saya ingin membahas hal ini? Ada tiga alasan yang membuat saya menulis tulisan ini.

Alasan mengangkat tulisan ini

Alasan pertamanya adalah karena saya termasuk orang yang kalau mood di pagi harinya rusak atau tidak enak, bisa mempengaruhi kondisi emosi keseharian. Oleh karena itu, saya merasa ritual di pagi hari menjadi penting, agar mood saya bisa ceria seharian.

Alasan keduanya, orang-orang sukses juga memiliki ritual pagi yang biasa mereka lakukan. Yang mana ternyata ritual pagi itulah langkah awal dari kesuksesan mereka.

Alasan ketiganya, tulisan ini saya dedikasikan untuk menjawab tantangan ‘Writober’ dari RBM (Rumah Belajar Menulis) Ibu Profesional Jakarta (IP Jakarta).

Itulah tiga alasan, mengapa saya mengulas topik ini. Selain itu, tulisan ini juga menjadi pengingat bagi diri agar bisa membuat rutinitas baik secara terus-menerus di pagi hari.

Harapannya agar kegiatan itu akan menjadi kebiasaan mendarah daging nan baik pula. Masa iya, kita enggak mau kebiasaan baik di pagi hari, ya kan, Sahabat? Oleh karena itu, siapa yang penasaran sama ritual saya di pagi hari? Ikutin terus curahan hati saya di sini.

Baca Selengkapnya

5 Alasan Menulis ala Lithaetr, No. 1 itu Alasan Klasik

alasan menulis uang

5 Alasan Menulis ala Lithaetr, No. 1 itu Alasan Klasik

alasan menulis ala lithaetr

 

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

 

“Apa sih, yang kamu dapatkan dari menulis?” tanya seseorang kepada saya.

Kira-kira kalau Sahabat Lithaetr mendapatkan pertanyaan seperti itu, apa yang pertama kali terlintas di benakmu? Entah mengapa saat itu yang terlintas dibenak saya adalah tentang pendapatan. Pemikiran manusiawi jika ujung-ujungnya uang, betul? Itulah juga yang menjadi salah satu alasan menulis saya.

Efek pandemi sedikit banyak membuat saya jadi lebih sensitif. Jadilah mempengaruhi ke pola pikir dan sikap yang jadi lebih protektif, sekaligus agak berlebihan dalam menanggapi sesuatu. Itulah penyebab mengapa saat itu, saya langsung berpikir tentang pendapatan.

Enggak bisa dibohongi kalau semua orang terkena dampak dari adanya pandemi ini. Makanya, saya pun perlu mencari cara agar beberapa kegiatan saya, bisa memberikan penghasilan tambahan.

Saat saya memutuskan untuk menulis kembali setelah berhenti bekerja, ada beberapa pro kontra yang terjadi juga. Apakah saja itu? Jika masih berkenan membaca curahan hati saya di awal bulan ini, silakan meneruskannya di sini, ya.

Baca Selengkapnya

Tunggu Comeback Bigbang, Pesona 14 Tahun yang Tak Pernah Pudar

Comeback Bigbang

Tunggu Comeback Bigbang, Pesona 14 Tahun yang Tak Pernah Pudar

Comeback Bigbang

 

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

 

Akhirnya tiba juga di penghujung bulan Agustus dan rasanya enggak seru kalau tidak membahas tentang grup idola dari Korea, yang baru saja merayakan 14 tahun perjalanan karir mereka. Siapakah grup idola Korea tersebut? Mereka adalah Bigbang.

Kok, saya tiba-tiba membahas soal Bigbang? Hal ini dikarenakan saya menjawab tantangan dari grup drakor dan literasi-nya KLIP (Kelas Literasi Ibu Profesional), yang bertanya siapakah boyband atau girlband Korea favoritmu. Maka saya akan dengan lantang menjawab, “Saya VIP.”

Lagian pas juga membahas soal Bigbang di bulan Agustus, sebab grup idola Korea saya ini pertama kali muncul ke publik memang di bulan ini. Ingin tahu sekilas tentang grup idola Korea saya, yaitu Bigbang? Ikutin terus saja, ceritanya di sini.

Baca Selengkapnya

5 Wasiat untuk Ketiga Buah Hati Saya

Wahana diving wasiat

5 Wasiat untuk Ketiga Buah Hati Saya

Wasiat untuk buah hati

 

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

ibu profesional pra bunsay

Kesimpulan materi keempat kelas pra bunsay,

Masih melanjutkan pembicaraan dari perkuliahan ‘pra bunda sayang (bunsay)’, kali ini kami diberikan ilmu soal sejarah dan kerangka berpikir serta piramida Ibu Profesional (IP). Kali ini pematerinya dibawakan oleh perempuan, ibu, dan istri hebat dari IP Banten, yang bernama Mbak Maria Ulfah.

Pemateri wahana diving

Mbak Maria Ulfah kembali mengingatkan apa sih, tujuan kita belajar di IP. Harapannya setelah belajar di IP, kita akan memiliki 4 kemampuan ini,

  1. Hebat mengelola keluarga
  2. Percaya diri
  3. Mampu mendidik dan mengembangkan anak
  4. Terus menerus mengembangkan diri

Agar memperoleh kepercayaan diri, ternyata kita harus memiliki 3 hal ini,

  • Mempelajari ilmunya untuk hal-hal yang ingin kita ketahui
  • Memiliki keterampilan dalam memanejem waktu dengan baik
  • Bisa menerima dan bersyukur dengan keadaan diri kita sendiri dan keluarga

Mengapa sih, kepercayaan diri bagi seorang perempuan, istri, dan ibu menjadi penting? Sebab, salah satu faktor dari kebahagiaan bisa terjadi, jika seorang perempuan, ibu, dan istri itu sudah percaya diri dalam mengurus serta mengelola keluarganya. Kemudian setelah pintar dalam mengelola keluarga, insyaAllah perempuan, istri, dan ibu juga akan mampu mendidik dan mengembangkan anak-anaknya. Setelah itu, keinginan untuk terus bertumbuh dan belajar akan tertanam dalam diri.

Dari menyimak materi dari Mbak Maria Ulfah, saya suka dengan kalimat beliau yang satu ini,

“Seorang Ibu yang berkualitas baik akan melahirkan anak-anak yang baik dan unggul, sehingga mampu membangun sebuah peradaban yang baik. Seorang ibu harus memiliki jiwa pembelajar. Terus belajar dan meningkatkan kualitas diri demi memantaskan menjadi ibu dari anak-anak yang hebat.”

Kesimpulan materi dari Mbak Maria Ulfah semakin membuat saya yakin, kalau IP adalah keluarga ideologis saya dalam memantaskan diri menjadi ibu dari anak-anak hebat, yaitu ketiga buah hati saya.

Saya paham betul kalau saya tidak akan bisa mendampingi mereka selamanya. Akan ada masa, saya harus kembali mempertanggung jawabkan semua perbuatan saya, selama di dunia. Oleh karena itu, saya ingin memberikan wasiat atau pesan kepada ketiga buah hati saya. Apa sajakah wasiatnya itu? Jika berkenan, silakan tetap menyimak di sini ya, sahabat.

Baca Selengkapnya