Pond’s, Merk Serum Pencerah Wajah Terbaik

ambasador ponds serum pencerah wajah

Pond’s, Merk Serum Pencerah Wajah Terbaik

merk serum pencerah wajah

 

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia lifestyle, parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

Memasuki usia 30-an membuat saya lebih memerhatikan kesehatan, termasuk menggunakan merk serum pencerah wajah terbaik. Mengapa saya mulai memerhatikan apa yang saya konsumsi untuk tubuh? Karena bagi saya mencegah lebih baik daripada mengobati.

Soalnya saya sadar masih banyak kebiasaan buruk yang dilakukan dan bisa mengganggu kesehatan. Memang kebiasaan buruk apa sih, yang masih saya lakukan? Terusin membacanya di sini yuk, sahabat Lithaetr.

Baca Selengkapnya

3 Lagu Islami tentang Ibu

problematika ibu

3 Lagu Islami tentang Ibu

ibu

 

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia lifestyle, parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

Tulisan ketiga saya ini adalah bentuk curahan hati (curhat). Belakangan ini saya kangen banget dengan almarhumah mama, karena itu saya mau menulis tentang beberapa lagu islami tentang ibu sebagai bentuk ungkapan kasih sayang, kangen, dan terima kasih untuk beliau.

Bagi sahabat Lithaetr yang berkenan membaca tulisan ini saya doakan ibundanya tetap sehat, bahagia, dan diberikan rezeki bermanfaat. Ini doa teruntuk kawan-kawan yang masih memiliki ibu. Sementara untuk sahabat yang bundanya sudah tiada, saya berdoa, agar almarhumah diampuni segala dosanya, dilapangkan kuburannya, dan diterima seluruh amal ibadahnya, aamiin.

Mengapa saya ingin menulis tentang perempuan atau wanita, khususnya ibu, karena menjadi seorang ibu itu anugerah sekaligus ada amanah besar yang harus ditunaikan dan bagi saya pribadi itu tidak mudah. Oleh karena itu, saya mencoba menuangkan sedikit pemikiran dan ungkapan hati di sini.

Baca Selengkapnya

3 Aplikasi Edit Video yang Bisa Kolaborasi dengan Filmorago

aplikasi edit video filmorago

3 Aplikasi Edit Video yang Bisa Kolaborasi dengan Filmorago

aplikasi edit video filmorago

 

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia lifestyle, parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

Setelah belajar lagi tentang editing audio visual dengan menggunakan aplikasi filmora, saya merasa ketagihan untuk terus mencoba mengedit proyek audio visual. Dari beberapa kali mencoba aplikasi edit video antara filmora di komputer atau laptop dan filmorago di ponsel, saya lebih memilih menggunakan filmorago sebagai aplikasi edit videonya.

Mengapa saya lebih memilih menggunakan aplikasi edit video dari telepon genggam? Sebab, sebagai IRT (ibu rumah tangga) dengan 3 anak-anak yang kebanyakan masih balita, gerak saya masih agak terbatas jika harus membuka laptop atau komputer. Jadilah, saya lebih memilih banyak beraktivitas dengan ponsel.

Itulah alasan terbesar saya lebih memilih aplikasi filmorago sebagai sarana belajar video editing. Akan tetapi, agar hasil editing audio videonya bisa lebih maksimal, saya pun mencoba mengkolaborasikan aplikasi-aplikasi edit video lainnya.

Lo, memang kenapa sih, filmorago membutuhkan kolaborasi dari aplikasi edit video lainnya? Simak terus penjelasannya di sini, ya.

Baca Selengkapnya

5 Manfaat Belajar Filmora Bareng IP Jakarta

belajar filmora

5 Manfaat Belajar Filmora Bareng IP Jakarta

belajar filmora

 

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia lifestyle, parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

Setelah berhenti bekerja sebagai broadcaster, saya sudah tidak lagi menggunakan aplikasi editing video dan audio. Sebab menurut saya, saya belum merasa perlu atau butuh. Lalu, ketika ada pelatihan belajar filmora yang diadakan Ibu Profesional (IP) Jakarta, saya menjadi tertarik dan tertantang untuk mengikutinya.

Mengapa? Karena, mentornya mbak Novita Markhamah atau biasa dipanggil mbak Ibun. Beliau ini adalah orang di balik layarnya video-video keren yang dibuat oleh IP Jakarta. Saya tertarik ikut karena penasaran aplikasi apa sih, yang dipakai oleh mbak Ibun biar menghasilkan video-video luar biasa itu.

Sekaligus agar kembali mengasah kemampuan editing video audio yang sudah saya punya. Jangan sampai saya mengulang ‘me and my stupidity’ lagi. Lalu, apa saja manfaat yang saya terima dari pembelajaran tersebut? Terusin saja membacanya di sini.

Baca Selengkapnya

Scarlett Whitening: Jawaban Bagi Kulit Kasar dan Kusam

Jawaban Bagi Kulit Kasar dan Kusam

Scarlett Whitening: Jawaban Bagi Kulit Kasar dan Kusam

Jawaban Bagi Kulit Kasar dan Kusam

 

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia lifestyle, parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

 

Rutinitas sebagai ibu rumah tangga, tidak membuat saya terhindar dari kulit kasar dan kusam. Justru ada beberapa kegiatan yang tanpa kita sadari dapat memicu kulit menjadi kasar dan kusam.

Apalagi sejak pandemi melanda, kita dianjurkan untuk banyak berkegiatan dari rumah. Faktor bosan dan stres, karena tidak bisa ke mana-mana, adalah salah satu penyebab awal dari timbulnya berbagai masalah, termasuk masalah kulit.

Oleh karena itu, saya merasa perlu menjaga kesehatan mental saya dengan mencari hiburan yang dapat membuat bahagia. Kegiatan yang membuat saya bahagia selain menonton drama Korea (drakor), adalah merawat kulit.

Melihat artis-artis Korea, membuat saya ingin memiliki kulit yang putih, mulus, dan sehat. Setidaknya kalau saya memiliki kulit cerah dan lembut, bisa tambah disayang suami tercinta, hehehehe. Itulah alasan awal saya ingin merawat kulit.

Setelah mencari tahu dengan membaca dan bertanya ke teman-teman, bertemulah saya dengan produk perawatan kulit bernama Scarlett Whitening. Mau tahu alasan saya, memutuskan untuk menggunakan produk kecantikan ini? Simak terus cerita saya di sini.

Baca Selengkapnya

Drakor Alice: Cerita Sangkuriang atau Perjuangan Detektif Menyelamatkan Ibunya

drakor alice

Drakor Alice: Cerita Sangkuriang atau Perjuangan Detektif Menyelamatkan Ibunya

drakor alice

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

 

Akhirnya menulis lagi setelah pekan kemarin vakum dulu. Ternyata beristirahat sebentar, membuat saya ingin menuliskan banyak hal. Oleh karena itu, hari ini saya mau menulis tentang drama Korea (drakor) yang sedang tayang dan lagi saya tonton, Alice. Alasan pertama saya mengulas drakor Alice ini karena ratingnya bagus.

Kalau ratingnya bagus, sudah pasti ada sesuatu dong, ya? Oleh karena itu, saya mau membahas tentang drakor Alice ini menurut versi saya. Mau tahu ulasan saya tentang drakor yang dibintangi Joo Won dan Kim Hee Sun ini? Silakan simak terus di sini, ya.

Baca Selengkapnya

5 Nutrisi Terbaik di Susu Formula Buat Si 4 Tahun yang Lincah

hiro bersama susu formula morinaga

5 Nutrisi Terbaik di Susu Formula Buat Si 4 Tahun yang Lincah

susu formula nutrisi terbaik

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

Kali ini saya akan berbagi cerita soal putra saya yang bernama Hiro, berusia 4 tahun, si lincah yang bercita-cita sebagai pemain bola dan imam masjid. Masih teringat jelas, kalau Hiro sempat mengalami ADB (Anemia Defisiensi Besi), saat dia berusia 9 bulan. Karena alasan itu jugalah, yang akhirnya saya mantap memutuskan untuk berhenti bekerja dan fokus hanya untuk mengurus kedua buah hati saya.

Pengalaman pahit, ketika si sulung yang sempat bolak-balik ke rumah sakit dikarenakan diare, langsung terbayang. “Cukup sudah. Saya tidak ingin anak-anak menjadi korban, karena kesalahan dalam pengasuhannya saat bertumbuh kembang, termasuk soal asupan nutrisinya,” ucap saya dalam hati kala itu.

Sebenarnya apa sih, ADB (Anemia Defisiensi Besi) itu, sehingga saya memutuskan untuk berhenti bekerja dan fokus dalam memberikan asupan nutrisi terbaik buat anak-anak? Simak terus ceritanya di sini ya, Sahabat.

Baca Selengkapnya

5 Alasan Menulis ala Lithaetr, No. 1 itu Alasan Klasik

alasan menulis uang

5 Alasan Menulis ala Lithaetr, No. 1 itu Alasan Klasik

alasan menulis ala lithaetr

 

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

 

“Apa sih, yang kamu dapatkan dari menulis?” tanya seseorang kepada saya.

Kira-kira kalau Sahabat Lithaetr mendapatkan pertanyaan seperti itu, apa yang pertama kali terlintas di benakmu? Entah mengapa saat itu yang terlintas dibenak saya adalah tentang pendapatan. Pemikiran manusiawi jika ujung-ujungnya uang, betul? Itulah juga yang menjadi salah satu alasan menulis saya.

Efek pandemi sedikit banyak membuat saya jadi lebih sensitif. Jadilah mempengaruhi ke pola pikir dan sikap yang jadi lebih protektif, sekaligus agak berlebihan dalam menanggapi sesuatu. Itulah penyebab mengapa saat itu, saya langsung berpikir tentang pendapatan.

Enggak bisa dibohongi kalau semua orang terkena dampak dari adanya pandemi ini. Makanya, saya pun perlu mencari cara agar beberapa kegiatan saya, bisa memberikan penghasilan tambahan.

Saat saya memutuskan untuk menulis kembali setelah berhenti bekerja, ada beberapa pro kontra yang terjadi juga. Apakah saja itu? Jika masih berkenan membaca curahan hati saya di awal bulan ini, silakan meneruskannya di sini, ya.

Baca Selengkapnya

Review Film Korea: Default (2018), Catatan Sejarah tentang Krisis Moneter 1997

Kutipan Dialog Default

Review Film Korea: Default (2018), Catatan Sejarah tentang Krisis Moneter 1997

Review Film Korea Default (2018)

 

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

 

Di akhir bulan Agustus ini, saya akan mencoba mengulas sebuah film Korea yang bercerita tentang sejarah perekonomian, berjudul Default yang tayang pada tahun 2018 lalu. Mengapa saya mau membahas film Korea Default (2018) ini? Sebab, film tersebut menjelaskan dengan detail mengapa sebuah negara bisa bangkrut gara-gara sebuah krisis moneter atau krisis keuangan yang terjadi secara global.

Saya merasa para pembuat film Korea Default (2018) ini berani dalam menyajikan konfliknya. Memang bagaimana sih, cerita film Korea Default (2018) ini? Simak terus ringkasannya di sini, ya.

Baca Selengkapnya

5 Wasiat untuk Ketiga Buah Hati Saya

Wahana diving wasiat

5 Wasiat untuk Ketiga Buah Hati Saya

Wasiat untuk buah hati

 

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

ibu profesional pra bunsay

Kesimpulan materi keempat kelas pra bunsay,

Masih melanjutkan pembicaraan dari perkuliahan ‘pra bunda sayang (bunsay)’, kali ini kami diberikan ilmu soal sejarah dan kerangka berpikir serta piramida Ibu Profesional (IP). Kali ini pematerinya dibawakan oleh perempuan, ibu, dan istri hebat dari IP Banten, yang bernama Mbak Maria Ulfah.

Pemateri wahana diving

Mbak Maria Ulfah kembali mengingatkan apa sih, tujuan kita belajar di IP. Harapannya setelah belajar di IP, kita akan memiliki 4 kemampuan ini,

  1. Hebat mengelola keluarga
  2. Percaya diri
  3. Mampu mendidik dan mengembangkan anak
  4. Terus menerus mengembangkan diri

Agar memperoleh kepercayaan diri, ternyata kita harus memiliki 3 hal ini,

  • Mempelajari ilmunya untuk hal-hal yang ingin kita ketahui
  • Memiliki keterampilan dalam memanejem waktu dengan baik
  • Bisa menerima dan bersyukur dengan keadaan diri kita sendiri dan keluarga

Mengapa sih, kepercayaan diri bagi seorang perempuan, istri, dan ibu menjadi penting? Sebab, salah satu faktor dari kebahagiaan bisa terjadi, jika seorang perempuan, ibu, dan istri itu sudah percaya diri dalam mengurus serta mengelola keluarganya. Kemudian setelah pintar dalam mengelola keluarga, insyaAllah perempuan, istri, dan ibu juga akan mampu mendidik dan mengembangkan anak-anaknya. Setelah itu, keinginan untuk terus bertumbuh dan belajar akan tertanam dalam diri.

Dari menyimak materi dari Mbak Maria Ulfah, saya suka dengan kalimat beliau yang satu ini,

“Seorang Ibu yang berkualitas baik akan melahirkan anak-anak yang baik dan unggul, sehingga mampu membangun sebuah peradaban yang baik. Seorang ibu harus memiliki jiwa pembelajar. Terus belajar dan meningkatkan kualitas diri demi memantaskan menjadi ibu dari anak-anak yang hebat.”

Kesimpulan materi dari Mbak Maria Ulfah semakin membuat saya yakin, kalau IP adalah keluarga ideologis saya dalam memantaskan diri menjadi ibu dari anak-anak hebat, yaitu ketiga buah hati saya.

Saya paham betul kalau saya tidak akan bisa mendampingi mereka selamanya. Akan ada masa, saya harus kembali mempertanggung jawabkan semua perbuatan saya, selama di dunia. Oleh karena itu, saya ingin memberikan wasiat atau pesan kepada ketiga buah hati saya. Apa sajakah wasiatnya itu? Jika berkenan, silakan tetap menyimak di sini ya, sahabat.

Baca Selengkapnya