7 Tips Buka Usaha Jasa Fotografer Bagi Pemula

7 Tips Buka Usaha Jasa Fotografer Bagi Pemula

cara buka usaha jasa fotografer pemula

 

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia lifestyle, parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

Setelah 2 tahun, Indonesia mencoba beralih dari pandemi jadi endemi dan salah satu bisnis yang masih diminati adalah jasa fotografer. Mengapa? Sebab mengabadikan momen berharga ke dalam foto adalah salah satu cara untuk menyimpan kenangan dan masih banyak orang yang ingin mengabadikan peristiwa berharga dalam hidupnya ke dalam foto.

Apalagi bila sudah menjadi endemi, jasa fotografer akan kembali naik daun sebab orang-orang akan kembali melakukan acara-acara penting seperti foto pre-wedding, foto acara perusahaan, foto produk untuk iklan dan lain sebagainya.

Itulah alasan-alasan mengapa jasa fotografer tetap memiliki potensi bisnis yang potensial. Terusin membacanya di sini, saya akan coba kasih tips-tips memulai jasa fotografer untuk sahabat Lithaetr, yang mungkin tertarik dengan dunia fotografi.

Peluang Buka Usaha Jasa Fotografer

peluang bisnis jasa fotografer

Fotografer itu adalah orang yang melakukan segala macam aktivitas dalam bidang fotografi. Aktivitas fotografi itu seperti memotret, mencari objek foto, mengedit foto, lalu mempublikasikan fotonya. Bila sudah profesional maka fotografer akan berpenghasilan di bidang fotografi.

Seberapa besar sih, peluang membuka jasa fotografer? Ada beberapa acara yang membutuhkan jasa fotografer untuk mengabadikan momen tak terlupakan seumur hidup, seperti,

  1. Acara Ulang Tahun

Ulang tahun adalah sebuah momen yang biasanya ingin disimpan sebagai kenangan. Ulang tahun anak dan sweet seven teen biasanya adalah acara yang sering ingin diabadikan momen berharganya, agar bagus hasil fotonya jasa fotografer diperlukan.

  1. Acara Pernikahan

Momen sekali seumur hidup ini pasti ingin diabadikan ke dalam foto yang indah dan biasanya acara ini membutuhkan jasa fotografer.

  1. Momen Kelahiran Anak

Sejak beberapa tahun terakhir, foto bayi-bayi baru lahir dengan berbagai macam pose dan baju-baju yang bagus menjadi tren. Biar fotonya keren perlu dong, jasa fotografer.

Dari 3 acara di atas, kita bisa tahu kalau bisnis fotografi untuk mengabadikan acara-acara penting masih dibutuhkan, karena itu usaha jasa fotografer masih akan diminati beberapa waktu ke depan. Buat sahabat Lithaetr, yang tertarik dengan dunia fotografi dan ingin membuka usaha jasa fotografer tapi bingung apa yang harus dilakukan, penulis punya beberapa tipsnya untuk pemula.

 

Tips-tips Buka Usaha Jasa Fotografer untuk Pemula

tips buka usaha jasa fotografer

  1. Perdalam ilmu fotografi

Kalau mau berpenghasilan dari dunia fotografi, maka kita perlu memperdalam pengetahuan soal fotografi. Minimal kita tahu dasar-dasar fotografi dan mengetahui istilah-istilah umum yang sering dipakai di dunia fotografi.

 

  1. Membeli alat-alat foto yang profesional

Saat belajar memperdalam ilmu fotografi, maka kita akan tahu kebutuhan alat-alat apa saja yang kita butuhkan. Untuk pemula bis akita membeli alat-alat profesional yang penting dulu seperti kamera, lensa kamera, dan lighting.

 

  1. Ikutan komunitas fotografer dan fotografi

Setelah memperdalam ilmu, lanjutkan dengan membuka komunikasi dan interaksi dengan orang-orang yang berprofesi sejenis.

 

  1. Berawal dari freelance fotografer

Sesudah membuka jalan komunikasi dan interaksi di komunitas fotografer dan fotografi, mulailah untuk mencari pekerjaan untuk jasa fotografer secara freelance. Hal ini dimaksudkan agar kita mempunyai pengalaman, sekaligus mengumpulkan portofolio.

 

  1. Membuat portofolio

Dari hasil-hasil freelance jasa fotografer bisa banget lho, kita membuat portofolio yang isinya foto-foto terbaik yang sudah kita jepret.

 

  1. Jual karya foto di internet

Sekali waktu sebagai pemula jasa fotografer, kita perlu lho, mencari objek foto menarik dan berusaha menjual karya kita di internet. Ada beberapa website yang bisa menjadi tempat jasa fotografer pemula jualan karyanya seperti Shutterstock, Istockphoto, Dreamsite, Sribulancer, dan lain sebagainya.

 

  1. Berikan layanan terbaik

Kalau kita sudah berusaha menjual karya di internet, maka kita perlu memberikan pelayanan terbaik demi mendapatkan pelanggan. Apabila pelanggan merasa puas dengan kinerja jasa fotografer kita, maka harapannya pelanggan akan terus menerus menggunakan jasa layanan fotografer kita.

 

Itulah 7 tips buka usaha jasa fotografer bagi pemula yang bisa sahabat Lithaetr lakukan kalau memang tertarik dengan dunia fotografi. Bagaimana tipsnya, mudah bukan? Silakan berikan tanggapannya ya, terima kasih.

30 pemikiran pada “7 Tips Buka Usaha Jasa Fotografer Bagi Pemula”

  1. Berkomunitas atau berjejaring tetap penting ya. Saya ingat sewaktu acara reuni dengan teman2 kampus, seorang teman menyewa jasa fotografer – temannya sendiri katanya. Nah, dapat job-nya dari teman si fotografernya 🙂

    Balas
  2. gabung di komunitas juga penting untuk saling sharing ilmu fotografi ya kak, kalo aq sementara ini masih motret pake hp dan sering ngikutin konten fotografi juga

    Balas
  3. Tidak semua orang bisa jadi photographer. Diperlukan keahlian khusus, jiwa seni yang tinggi, sama passion.
    Tidak semua photographer bisa jadi profesional. Beruntung kak Talitha berbagi tips yang sangat bermanfaat…

    Balas
  4. Menarik nih, kalau saya masalah apa aja bisa dipelajari, tapi yang sulit adalah dunia photografer, udah lah.. kagak ada jiwa seninya mah saya, hehehe.
    Padahal blogger sama photografer seharusnya selaras juga

    Balas
  5. Setuju gabung komunitas itu perlu banget Kadang ada beberapa hal yang gak kita ketahui dan dapat infonya dari komunitas ya kak

    Balas
  6. Kebetulan banget nih kak aku lagi belajar fotografi. Kamera profesional ada tetapi belum canggih-canggih banget. Thanks nih pembahasannya, jadi semangat aku untuk menekuni secara profesional

    Balas
  7. Dulu suka kasihan sama tukang foto keliling karena sepi job gara-gara ada kamera di HP. Tapi kembali lagi ke personalnya, kalau memang mau cari peluang, terus belajar dan berkomunitas, apa pun jadi duit ya. Yakin deh gak akan habis orang suka berfoto

    Balas
  8. Membuat portofolio termasuk penting ya mbak, karena dari sanalah calon klien memutuskan untuk pakai jasa seorang fotografer atau tidak. Mereka biasanya ingin liat dulu hasil karya kita sebelumnya, semakin menarik foto terbaik yang kita perlihatkan, semakin besar minatnya untuk bekerjasama.

    Balas
  9. era digital sangat membutuhkan kemampuan fotografi ya?
    Bahkan produk UMKM yang seadanya, bisa difoto dengan ciamik dan mendatangkan banyak pembeli
    sebagai foodblogger kerasa banget kebutuhan akan skill ini

    Balas
  10. Walaupun sekarang device sudah canggih-canggih tapi jasa fotografer masih diperlukan apalagi kalau hasilnya memuaskan jadi banyak dipakai orang juga. Meningkatkan skill perlu juga sebagai fotografer ya

    Balas
    • semakin menambah jam terbang, biasanya kemampuan fotografer kita juga akan semakin terlatih, kakak. Saya kalau semisal perlu menggunakan jasa fotografer, insyaallah saya akan memakainya tanpa ragu

      Balas
  11. Jasa fotografer pasti banyak dicari ya mbak, dan tentunya kudu selalu upgrade ilmu dan kreativitas sama punya ciri sebagai brandingnya

    Balas
  12. Wah, keren nih tipsnya. Aku seneng jeprat-jepret. Tapi sejauh ini belom ada niat jadi fotografer secara profesional. Soalnya skillnya masih payah. Belom punya alat-alatnya juga. Pdhl lumayan menjanjikan ya profesi fotografer ini.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.