5 Syarat untuk Memilih Aktor Favorit ala Lithaetr

aktor favorit yoo ah in

5 Syarat untuk Memilih Aktor Favorit ala Lithaetr

aktor favorit

 

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

 

Tak terasa tantangan dari grup whatsapp drakor dan literasi KLIP (Kelas Literasi Ibu Profesional) sudah hampir selesai. Kali ini kami diminta untuk menuliskan oppa, dongseng, dan eonni favorit atau sama saja dengan siapakah aktris dan aktor favorit atau bias (nama lain dari idola).

 

Di tulisan kali ini, saya mau membahas tentang oppa atau aktor favorit saja, ya. Memang apa sih, oppa, dongseng, dan eonni itu? Oppa itu adalah sebutan atau panggilan adik perempuan untuk kakak kandung laki-lakinya. Namun selain itu, oppa ternyata bisa digunakan juga untuk panggilan sayang atau keakraban bagi perempuan yang lebih muda kepada laki-laki yang lebih tua.

 

Sementara dongseng itu adalah panggilan untuk adik, baik laki-laki atau perempuan. Hampir sama kayak oppa, dongseng, juga digunakan untuk panggilan sayang atau hubungan keakraban. Tidak jauh berbeda juga dengan eonni, yang juga digunakan untuk panggilan sayang atau keakraban diantara perempuan. Eonni, adalah panggilan bagi adik perempuan kepada kakak kandung perempuannya. Dalam hubungan kedekatan, eonni, juga bisa digunakan untuk memanggil perempuan yang lebih tua dibandingkan kita.

 

Untuk ditulisan kali ini, saya mencoba membahas oppa atau aktor favorit versi saya, berdasarkan beberapa syarat. Kok, pakai syarat segala sih? Ya iya dong, menurut saya kalau menyukai seseorang, entah itu bias maupun ketika mencari jodoh dahulu (ea, hehehe), harus ada syarat atau kriteria di dalamnya. Mengapa? Sebab dari syarat atau kriteria itulah yang nantinya akan membuat kita bertahan atau mau memaafkan ketidak sempurnaan yang dimiliki oleh bias atau calon pasangan (dulu lo, ya, hehehe).

 

Bias atau idola itu juga manusia biasa, jadilah dia juga tak luput dari kesalahan. Nah, beberapa syarat atau kriteria inilah yang biasanya akan membuat saya mau mempertahankannya sebagai bias. Mau tahu apa saja syaratnya? Tetap ikutin terus penuturannya di sini, ya sahabat.

Read more

Selain Hospital Playlist, Inilah 7 Drakor Medis yang Minim Darah

Hospital playlist

Selain Hospital Playlist, Inilah 7 Drakor Medis yang Minim Darah


Hospital playlist
Design by canva

Drakor medis enggak selalu menceritakan pasien gawat darurat saja, tapi bisa juga membahas tentang kemanusiaan, persahabatan, dan cinta.

 

Assalamualaikum sahabat lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

 

Karena hari ini termasuk akhir pekan, boleh ya, kalau mengulas soal drakor (drama Korea) sedikit, hehehe. Jujur, saya masih belum bisa move on dari hospital playlist. Drakor bertema medis ini mampu membuat saya betah berlama-lama nontonnya. Mengapa? Sebab dalam ceritanya minim sekali diperlihatkan adegan berdarah.

 

Namanya drakor tema medis, biasanya identik dengan adegan-adegan berdarah. Soalnya enggak jauh ceritanya seputar unit gawat darurat (UGD) dan ruang operasi. Tapi Hospital Playlist mampu memberikan nuansa berbeda. Yang akhirnya membuat saya napak tilas, drakor-drakor medis yang pernah saya tonton. Ternyata ada juga beberapa drakor medis yang ceritanya minim darah, lo. Mau tahu drakor apa sajakah itu? Tetap ikutin terus di sini ya, pembahasannya.

Read more