Review The Nine Tale of Gumiho: Twilight dan Naruto versi Korea
Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia lifestyle, parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).
Tak terasa sudah di akhir bulan Oktober dan kali ini saya mau membahas drama Korea (drakor) yang baru saja tayang, yaitu The Nine Tale of Gumiho.
Mengapa saya mau mereview atau membahas The Nine Tale of Gumiho? Sebab, menurut saya drakor ini menarik untuk dibahas. Apalagi kita masih banyak berkegiatan di rumah saja, karena corona yang belum selesai.
Kali saja sahabat Lithaetr, membutuhkan tontonan untuk sekedar pelepas penat. Maka dari itu saya ingin mereferensikan tontonan ini sebagai hiburan. Yuk, simak pembahasannya di sini.
7 Profesi Kekinian yang Diangkat di Record of Youth
Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).
Kayaknya enggak afdal, kalau enggak membahas drama Korea (drakor) Record of Youth. Drakor yang dibintangi oleh Park Bo Gum dan Park So Dam ini sedang hangat diperbicangkan oleh para penggemar Kdrama (sebutan lain dari drakor).
Record of Youth merupakan proyek terakhir Park Bo Gum sebelum menjalan tugas negaranya, yaitu wajib militer (wamil). Mengapa Record of Youth populer di kalangan pecinta drama Korea? Ikutin terus pembahasannya berikut ini, ya.
Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).
Kita ngobrol yang ringan tapi bermanfaat saja, yuk. Semenjak pandemi salah satu pelepas stres saya adalah menonton drama Korea (drakor). Dari situlah saya pun mengenal berbagai macam sosok atau tokoh yang ada di dalam drakor, salah satunya karakter utama wanitanya.
Menurut saya, karakter utama wanita di drakor lebih bervariasi dibandingkan dengan tokoh utama dalam sinetron Indonesia. Walaupun di awal kemunculan drakor, karakter utama wanitanya masih menggunakan watak yang populer.
Memang karakter utama wanita yang populer di drakor itu yang bagaimana? Simak saja penuturan saya di sini.
Drakor Do You Like Brahms: Cinta dan Persahabatan dibalut Musikal
Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).
MasyaAllah, sudah awal bulan Oktober saja dan cerita drama Korea (drakor) di penghujung tahun 2020 ini semakin menarik. Salah satu yang sedang menjadi bahan pembicaraan adalah drakor Do You Like Brahms.
Mengapa saya ingin menulis drakor Do You Like Brahms? Alasan pertamanya karena, aplikasi menonton drakorviu, merekomendasikan Do You Like Brahms lewat sms kepada saya sebab ratingnya yang tinggi.
Setelah mendapatkan rekomendasi tersebut, saya pun sedikit menyelidiki benarkah rating Do You Like Brahms ini tinggi? Dilansir dari soompi, menurut data Nielsen Korea, Do You Like Brahms episode 9 (29/9/2020), mencatat rating nasional rata-rata sebesar 3,6 persen dan 5,5 persen. Di wilayah metropolitan Seoul, tercatat mendapatkan rating setinggi 6,1 persen pada paruh keduanya.
Melihat data tersebut, bisa disimpulkan kalau Do You Like Brahms, benar-benar memperoleh rating yang tinggi. Oleh karena itu, saya pun tertarik untuk menontonnya. Setelah menonton saya menyukainya. Apa sih, yang membuat saya suka sama drakor Do You Like Brahms ini? Tetap ikutin saja ulasannya di sini.
Drakor Alice: Cerita Sangkuriang atau Perjuangan Detektif Menyelamatkan Ibunya
Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).
Akhirnya menulis lagi setelah pekan kemarin vakum dulu. Ternyata beristirahat sebentar, membuat saya ingin menuliskan banyak hal. Oleh karena itu, hari ini saya mau menulis tentang drama Korea (drakor) yang sedang tayang dan lagi saya tonton, Alice. Alasan pertama saya mengulas drakor Alice ini karena ratingnya bagus.
Kalau ratingnya bagus, sudah pasti ada sesuatu dong, ya? Oleh karena itu, saya mau membahas tentang drakor Alice ini menurut versi saya. Mau tahu ulasan saya tentang drakor yang dibintangi Joo Won dan Kim Hee Sun ini? Silakan simak terus di sini, ya.
Arti Ahjussi dalam bahasa Korea itu paman atau om atau sapaan bagi laki-laki yang sudah paruh baya (usianya sudah di atas 35 tahun) dan tidak memiliki hubungan kekerabatan. Sebab, kalau sapaan paman atau om bagi adik atau kakak laki-laki ibu atau ayah (memiliki hubungan kekerabatan dengan kita), dalam bahasa korea itu samchon.
Namun, karena saya mengartikan Ahjussi agak sedikit berbeda dari arti sebenarnya. Dikarenakan yang saya maksud Ahjussi di sini adalah laki-laki nan memiliki jarak usia yang jauh dengan saya, yaitu berjarak usia sekitar 12 tahun.
Jadi, walaupun banyak aktor atau idol (penyanyi) di Korea yang usianya sudah di atas 35 tahun, tapi kalau jarak usianya tidak terpaut jauh dengan saya maka masih akan saya panggil oppa (kakak laki-laki).
Kok tumben ngomongin Ahjussi, emang ada apa? Sebab saya ingin memberitahukan kalau ada juga Ahjussi yang menarik perhatian saya. Jika melihat mereka berakting, para Ahjussi tersebut bisa menimbulkan kesan mendalam.
Mau tahu siapa saja Ahjussi yang saya maksud? Tetap ikutin terus penuturan saya di sini.
CLBK versi 5 Drakor Terbaru 2020 yang Bikin Penonton Geregetan
Assalamualaikum sahabat lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).
Definisi CLBK
Apa yang pertama kali muncul di benak sahabat, ketika mendengar kata CLBK? Mungkin kebanyakan orang akan menjawab cinta lama bersemi kembali, betul? Tapi kalau bagi saya, CLBK disini adalah cinta lama belum kelar atau cinta lama belum selesai.
Weits, ada apa nih, kok Lithaetr tiba-tiba membicarakan CLBK? Tentu saja, hal ini masih terkait dengan tantangan dari para ibu yang bergabung dalam grup whatsapp (WAG) drakor dan literasi KLIP (Kelas Literasi Ibu Profesional). Pada tantangan kali ini, kami diminta untuk menuliskan tentang cinta pertama sih, sebenarnya. Tapi entah mengapa sekali lagi, cinta lama belum kelar itu lebih seru untuk dibahas, hehehe.
Jadilah saya mencoba mengangkat CLBK ini ke dalam tulisan saya. Tapi sebenarnya dalam tulisan ini nantinya juga akan sambung menyambung ke cinta pertama, kok. Yuk, tetap ikutin terus tulisan saya ini, ya.
Maka saya akan menjawab, dari drakor saya kembali belajar tentang kehidupan. Kok bisa? Iya bisa, dong. Menurut saya, belajar itu bisa dari mana saja, termasuk drakor. Kita bisa mengambil pelajaran dari setiap hal, termasuk apa yang kita lihat (tonton).
Saya berusaha sebaik mungkin untuk bisa melakukan kegiatan bermanfaat, salah satunya dengan mengambil ilmu dari apa yang sudah saya tonton, kemudian saya bagikan kembali lewat tulisan. Nah, kali ini saya ingin berbagi ilmu dari drakor King Maker The Change of Destiny. Drakor ini memang masih tayang atau on going, tapi saya sudah merasa mendapatkan pesan-pesan kehidupan, sejak episode awal cerita. Makanya saya merasa perlu untuk menuliskan review awal tentang drakor ini.
Mau tahu bagaimana review drakor King Maker The Change of Destiny versi Lithaetr? Tetap simak penuturannya di sini, ya.
Bikin Susah Move On, 9 Adegan Romantis Dinner Mate Ini Bisa Dilakukan Bersama Pasangan
Design by canva
Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).
Maaf nih, masih ngomongin soal drama Korea (drakor). Iya, belakangan penulis merasa baru sangat butuh hiburan. Jadilah drakor salah satu hiburan yang bisa membangun mood emak anak tiga ini, hehehe. Drakor yang menarik perhatian penulis kali ini adalah Dinner Mate. Dibintangi oleh aktor tampan Song Seung Hun dan Seo Ji Hye ini memperoleh rating yang cukup memuaskan. Makanya, saya ingin mencoba me-review dan memberikan adegan romantisnya Dinner Mate.
Review Dinner Mate
Inilah review Dinner Mate versi saya. Dinner Mate bercerita tentang seorang produser acara ragam di saluran daring bernama Woo Do Hee (dibintangi Seo Ji Hye), yang selalu bernasib buruk soal cinta. Terakhir, Woo Do Hee harus menyaksikan sendiri, kekasihnya selingkuh di saat dia merasa kalau akan dilamar. Kejadian putus tersebut mempertemukannya dengan seorang laki-laki tampan yang ramah dan bersedia mendengarkan kegalauannya. Akhirnya Woo Do Hee dan laki-laki tampan tersebut memutuskan untuk menjadi teman makan malam dan berbagi cerita.
Woo Do Hee memang tidak mengetahui identitas dari laki-laki itu hingga sebuah tugas menyuruhnya mencari seorang psikolog terkenal bernama Kim Hae Kyong (dibintangi Song Seung Hun). Setelah Woo Do Hee mengetahui identitas kalau teman makan malamnya adalah orang yang selama ini dia cari, mulai ada perasaan aneh yang timbul dalam diri produser wanita ini, sehingga ia memutuskan hubungan pertemanannya dengan Kim Hae Kyong.
Cerita dan adegan romantis Dinner Mate ini bermula, ketika Woo Do Hee yang sadar kalau perasaan anehnya pada Kim Hae Kyong ternyata adalah cinta. Ketika Woo Do Hee malah memilih untuk menjauhi Kim Hae Kyong, ternyata psikolog tampan itu memiliki rasa juga terhadap Woo Do Hee. Kehampaan yang dirasakan Kim Hae Kyong setelah Woo Do Hee memutuskan untuk menjauh, membuat psikolog tampan itu memutuskan untuk menyatakan cintanya.
Tentu saja Woo Do Hee menerima cinta Kim Hae Kyong, tapi hubungan mereka tidak berjalan mulus, karena mantan pacar yang sekaligus menjadi cinta pertama keduanya kembali datang dan menginginkan untuk menjalin hubungan asmara lagi. Para mantan yang seenaknya, terang-terangan, dan tanpa permisi mengganggu hubungan romansa Woo Do Hee dan Kim Hae Kyong.
Ceritanya yang sederhana di Dinner Mate itulah yang menjadi daya tarik kuatnya. Penonton ikutan dibuat gemes, kesel, dan marah-marah gara-gara kelakuan para mantan yang sangat menganggu, sekaligus dibuat tersipu malu, bahagia, dan senyum-senyum sendiri melihat romantisme antara Woo Do Hee dan Kim Hae Kyong. Kalau sudah lelah atau penat dari rutinitas cerita ringan seperti ini memang pas banget.
Itulah sekilas review singkat Dinner Mate ala saya. Kini, saya akan membahas beberapa adegan romantis Dinner Mate. Mau tahu apa sajakah itu? Simak terus pembahasannya di sini, ya.