Tunggu Comeback Bigbang, Pesona 14 Tahun yang Tak Pernah Pudar

Comeback Bigbang

Tunggu Comeback Bigbang, Pesona 14 Tahun yang Tak Pernah Pudar

Comeback Bigbang

 

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

 

Akhirnya tiba juga di penghujung bulan Agustus dan rasanya enggak seru kalau tidak membahas tentang grup idola dari Korea, yang baru saja merayakan 14 tahun perjalanan karir mereka. Siapakah grup idola Korea tersebut? Mereka adalah Bigbang.

Kok, saya tiba-tiba membahas soal Bigbang? Hal ini dikarenakan saya menjawab tantangan dari grup drakor dan literasi-nya KLIP (Kelas Literasi Ibu Profesional), yang bertanya siapakah boyband atau girlband Korea favoritmu. Maka saya akan dengan lantang menjawab, “Saya VIP.”

Lagian pas juga membahas soal Bigbang di bulan Agustus, sebab grup idola Korea saya ini pertama kali muncul ke publik memang di bulan ini. Ingin tahu sekilas tentang grup idola Korea saya, yaitu Bigbang? Ikutin terus saja, ceritanya di sini.

Read more

5 Wasiat untuk Ketiga Buah Hati Saya

Wahana diving wasiat

5 Wasiat untuk Ketiga Buah Hati Saya

Wasiat untuk buah hati

 

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

ibu profesional pra bunsay

Kesimpulan materi keempat kelas pra bunsay,

Masih melanjutkan pembicaraan dari perkuliahan ‘pra bunda sayang (bunsay)’, kali ini kami diberikan ilmu soal sejarah dan kerangka berpikir serta piramida Ibu Profesional (IP). Kali ini pematerinya dibawakan oleh perempuan, ibu, dan istri hebat dari IP Banten, yang bernama Mbak Maria Ulfah.

Pemateri wahana diving

Mbak Maria Ulfah kembali mengingatkan apa sih, tujuan kita belajar di IP. Harapannya setelah belajar di IP, kita akan memiliki 4 kemampuan ini,

  1. Hebat mengelola keluarga
  2. Percaya diri
  3. Mampu mendidik dan mengembangkan anak
  4. Terus menerus mengembangkan diri

Agar memperoleh kepercayaan diri, ternyata kita harus memiliki 3 hal ini,

  • Mempelajari ilmunya untuk hal-hal yang ingin kita ketahui
  • Memiliki keterampilan dalam memanejem waktu dengan baik
  • Bisa menerima dan bersyukur dengan keadaan diri kita sendiri dan keluarga

Mengapa sih, kepercayaan diri bagi seorang perempuan, istri, dan ibu menjadi penting? Sebab, salah satu faktor dari kebahagiaan bisa terjadi, jika seorang perempuan, ibu, dan istri itu sudah percaya diri dalam mengurus serta mengelola keluarganya. Kemudian setelah pintar dalam mengelola keluarga, insyaAllah perempuan, istri, dan ibu juga akan mampu mendidik dan mengembangkan anak-anaknya. Setelah itu, keinginan untuk terus bertumbuh dan belajar akan tertanam dalam diri.

Dari menyimak materi dari Mbak Maria Ulfah, saya suka dengan kalimat beliau yang satu ini,

“Seorang Ibu yang berkualitas baik akan melahirkan anak-anak yang baik dan unggul, sehingga mampu membangun sebuah peradaban yang baik. Seorang ibu harus memiliki jiwa pembelajar. Terus belajar dan meningkatkan kualitas diri demi memantaskan menjadi ibu dari anak-anak yang hebat.”

Kesimpulan materi dari Mbak Maria Ulfah semakin membuat saya yakin, kalau IP adalah keluarga ideologis saya dalam memantaskan diri menjadi ibu dari anak-anak hebat, yaitu ketiga buah hati saya.

Saya paham betul kalau saya tidak akan bisa mendampingi mereka selamanya. Akan ada masa, saya harus kembali mempertanggung jawabkan semua perbuatan saya, selama di dunia. Oleh karena itu, saya ingin memberikan wasiat atau pesan kepada ketiga buah hati saya. Apa sajakah wasiatnya itu? Jika berkenan, silakan tetap menyimak di sini ya, sahabat.

Read more

5 Ilmu Parenting yang Wajib Dimiliki Orang Tua Saat Mendampingi Anak

Peta diri ilmu parenting

5 Ilmu Parenting yang Wajib Dimiliki Orang Tua Saat Mendampingi Anak

ilmu parenting wajib bagi orang tua

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

Kesimpulan materi ketiga kelas pra bunsay,

ilmu parenting di kelas pra bunsay

Masih melanjutkan pembicaraan dari perkuliahan ‘pra bunda sayang (bunsay)’, kali ini kami diberikan ilmu soal Core Value dan Karakter Moral. Pematerinya pun tetap kece yaitu Mbak Farida Ariyani (Farida) dan Mbak Ressy Laila Untari Ningsih (Ressy Laila).

Mbak Farida menyampaikan, kalau Core Value itu ibarat tali yang menarik dari diri kita atau nilai-nilai positif yang terdapat dalam diri, seperti semangat belajar, terus berkembang, aktif berkarya, selalu berbagi, dan selalu berdampak. Itulah Core Value yang sebaiknya dimiliki oleh para member yang berada di Ibu Profesional (IP).

Dikarenakan oleh Core Value itu jugalah, yang membuat saya bergabung ke IP. Merasa diri ini butuh perbaikan ke arah yang lebih baik, setidaknya butuh teman dan rekan yang bisa saling menyemangati. Di IP-lah saya menemukan hal ini.

Selain Core Value, ada juga karakter moral yang juga dibutuhkan dan sebaiknya dimiliki oleh member IP. Mbak Ressy Laila menuturkan, ada 5 karakter moral yang sebaiknya kita miliki. Apa sajakah itu?

  1. Running the mission alive
  2. Don’t teach me! I love to learn
  3. I know I can be better
  4. Always on time
  5. Sharing is caring

Sebagai anggota IP, harapannya kita akan terus menjalankan misi hidup kita sampai akhir hayat nanti dengan sukacita. Pastinya dengan semangat belajar sepanjang hayat, agar bisa selalu menjadi lebih baik lagi. Kemudian, nantinya kita diharapkan bisa berbagi dan berdampak bagi sesama.

Oleh karena itu, tugas kali ini kami diminta untuk menuliskan ilmu apa saja yang ingin dipelajari dan didalami lagi, sehingga nantinya kami bisa berbagi kembali dengan orang lain. Mau tahu ilmu apa saja yang ingin saya pelajari? Silakan simak terus ceritanya di sini, ya.

Read more

3 Kenangan Selama Jadi Admin WAG IP Jakarta

tugas Pra bunsay IP Jakarta Lithaetr

3 Kenangan Selama Jadi Admin WAG IP Jakarta

IP Jakarta pra bunsay

 

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

 

Di tulisan kali ini, masih berbicara soal perkuliahan pra bunda sayang (bunsay) dan IP Jakarta. Setelah kemarin saya mengerjakan tugas pertama, di tugas kedua kali ini saya diminta berbagi pengalaman tentang COC (Code of Conduct). Apa itu Code of Conduct? Code of Conduct dalam bahasa Indonesia dapat diartikan pedoman perilaku bermartabat, yaitu beberapa aturan yang dibuat, dipahami, dan disepakati hingga menjadi komitmen bersama.

 

Sebelum saya berbagi pengalaman selama jadi Admin WAG IP Jakarta, ada baiknya kita mengetahui dulu kesimpulan materi kedua kelas pra bunsay berikut ini,

Read more

3 Permainan Asyik Terkait Idul Adha yang Bisa Dilakukan di Rumah

Hewan kurban idul adha

3 Permainan Asyik Terkait Idul Adha yang Bisa Dilakukan di Rumah

Permainan asyik idul adha

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

Tulisan kedua bulan ini masih terkait dengan Ibu Profesional (IP). Kali ini saya mencoba menyelesaikan tantangan dari rumah belajar (rumbel) menulis (RBM) IP Jakarta. RBM menantang para anggotanya untuk menuliskan tema tentang Idul Adha pada Masa Pandemi. Oleh karena itu, saya mencoba menuliskan pengalaman tentang kegiatan yang sudah saya lakukan bersama anak-anak selama pandemi ini.

Pandemi, membuat saya belajar untuk terus mencari permainan asyik yang bisa dimainkan bersama anak-anak. Tentu saja hal itu tidaklah mudah, apalagi saya termasuk yang tidak suka dengan kegiatan kerajinan tangan dan kesenian (KERTAKES) sewaktu sekolah dulu. Tapi karena sudah menjadi orang tua dan saat Corona datang kami dipaksa untuk banyak melakukan kegiatan dari rumah saja, jadilah saya menantang diri saya untuk mencari inspirasi ide permainan buat anak-anak.

Hampir 4 bulan berkegiatan dari rumah, membuat kami merayakan 2 hari besar Islam juga di rumah saja. Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha. Sebagai ibu dari 3 anak yang masih kecil-kecil (berada di tahapan usia yang masih belajar dengan sesuatu nan konkret), jadilah saya masih harus mengenalkan segala sesuatunya secara nyata atau dengan sesuatu yang bisa dirasakan, dilihat, dipegang, dan disentuh.

Itulah mengapa saya perlu mengenalkan hari raya besar Islam, khususnya Idul Adha kepada anak-anak secara nyata terlebih dahulu. Bagaimana saya mengenalkannya ke anak-anak? Tetap ikutin terus cerita saya di sini.

Read more

Bersama Ibu Profesional, Inilah 3 Kunci Jadi Ibu Kebanggaan Keluarga versi Lithaetr

ibu profesional pra bunsay

Bersama Ibu Profesional, Inilah 3 Kunci Jadi Ibu Kebanggaan Keluarga versi Lithaetr

ibu profesional

 

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

 

Awal bulan, izinkanlah saya menuliskan mimpi saya. Wah, kenapa nih, tiba-tiba membicarakan mimpi? Alhamdulillah, setelah menunggu sekian purnama, hehehe, akhirnya saya berkesempatan untuk bisa kembali belajar di Ibu Profesional (IP), lewat kelas ‘Bunda Sayang’ (bunsay).

 

Apa itu Ibu Profesional?

 

Buat sahabat Lithaetr yang belum mengetahui apa itu Ibu Profesional, saya akan berusaha menjelaskannya sedikit. Ibu Profesional itu adalah forum belajar bagi ibu dan calon ibu yang ingin meningkatkan kualitas dirinya sebagai ibu, istri, dan perempuan. Di IP inilah, kita akan diajak untuk semakin mengenal siapa diri kita. Setelah itu, kita diajak untuk bertumbuh, belajar, dan saling menguatkan diantara sesama perempuan.

 

Hal tersebut tentu saja dimaksudkan agar ketika kita ada masalah, kita tidak sendiri. Ada juga lo, perempuan-perempuan di luar sana yang mengalami nasib serupa dan mungkin saja ada yang lebih parah dari apa yang kita alami. Setelah bergabung di IP sejak 2017, sudah ada perubahan-perubahan yang terjadi dalam diri ini.

 

Salah satunya adalah mengetahui pentingnya seorang ibu harus belajar atau memiliki ilmu dalam mendidik anak-anaknya. Memang mengapa ibu perlu belajar dalam mendidik anak-anaknya? Simak terus penuturannya di sini.

Read more

5 Kunci Mendidik Anak Usia Dini Agar Jadi Orang Sukses

mendidik anak

5 Kunci Mendidik Anak Usia Dini Agar Jadi Orang Sukses

mendidik anak
Assalamualaikum sahabat lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

 

Kita sudah mengetahui tentang potensi menjadi manusia dan potensi sebagai orang tua, di postingan sebelumnya. Kita juga sudah mengambil pelajaran dari tumbuh kembang Rasulullah dan Nabi Muhammad Saw. Kita pun sudah mengetahui tantangan sebagai orang tua zaman now.

 

Kini, ada baiknya kita mengenal dan memilih gaya parenting yang cocok untuk kita, sebagai orang tua zaman now. Tidak ada metode baku dalam mengasuh atau mendidik anak-anak di keluarga. Belum ada sekolah untuk menjadi orang tua, tapi kita bisa menerapkan gaya parenting yang paling cocok bagi keluarga.
Mau tahu ada gaya parenting apa saja? Tetap terusin bacanya di sini, ya sahabat.

Read more

5 Metode Belajar Membaca yang Sering dipakai di Indonesia

belajar membaca dieja

5 Metode Belajar Membaca yang Sering dipakai di Indonesia

belajar membaca
Metode belajar membaca yang sering dipakai di Indonesia

 

Assalamualaikum sahabat lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

Alasan belajar membaca menjadi penting bagi anak-anak

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” – Firman Allah Swt. dalam Alquran surah Ar-Rad ayat 11.

 

Perubahan yang dimaksud di atas adalah menjadikan diri ini menjadi lebih baik dari sebelumnya. Diri sendirilah yang berperan aktif melakukan aktivitas yang membuat kita berubah menjadi lebih baik, tentu saja dengan cara mempelajari sesuatu hal positif. Salah satu kebiasaan agar mempelajari sesuatu hal positif bisa sukses, adalah dengan belajar membaca.

 

Seorang penulis buku Tom Corley, dalam bukunya “Rich Habits: The Daily Success Habits Of Wealthy Individuals“, mengatakan, kebiasaan dalam membaca akan membawa kesuksesan finansial.

 

Setelah ia melakukan penelitian, orang-orang yang memiliki penghasilan tinggi, memiliki kebiasaan membaca yang juga tinggi dibandingkan dengan orang-orang berpenghasilan rendah. Maka, pentingnya belajar membaca bagi peningkatan kualitas hidup manusia benar terbukti adanya.

 

Itulah alasan mengapa belajar membaca mengapa penting untuk dipelajari anak-anak, setelah memberikan pengetahuan soal idola yang tepat baginya, sekaligus mempelajari dan menerapkan tumbuh kembang yang baik bagi anak-anak. Memiliki anak-anak yang tumbuh di era digital memang penuh dengan tantangan, oleh karena itu, orang tua perlu menerapkan beberapa strategi jitu dalam pembentukan karakter anak-anak ke depannya.

 

Baca juga:

 

Salah satu strategi jitunya adalah dengan mendekatkan anak-anak dengan kegiatan membaca sedini mungkin. Jika aktivitas membaca sudah mendarah daging dalam diri anak-anak, InsyaAllah keinginan untuk terus belajar juga akan tercipta dengan sendirinya. Itulah mengapa belajar membaca bagi anak-anak itu penting.

 

Baca juga:

 

Maka dari itu, bukankah kita sebagai orang tua sebaiknya mengenal dan mengetahui, apa saja metode-metode belajar membaca yang ada di Indonesia. Mau tahu apa sajakah metode-metodenya? Tetap simak penjelasannya di sini.

Read more

5 Pelajaran dari Tumbuh Kembang Rasulullah saat Balita

rasulullah

5 Pelajaran dari Tumbuh Kembang Rasulullah saat Balita

rasulullah
5 Pelajaran dari Tumbuh Kembang Rasulullah saat Balita

Allah Swt. berfirman dalam Alquran surah Al-Ahzab ayat 21, “Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.”

Dari ayat itulah, kita sudah diingatkan untuk selalu menjadikan Rasulullah atau Nabi Muhammad Saw. sebagai idola kita.

Assalamualaikum sahabat lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

 

Sebagai seorang muslim, kita sudah mengetahui dan paham kalau sosok idola yang bisa dijadikan pembelajaran adalah Muhammad Saw. Sosok mulianya sudah diakui oleh semua orang, baik yang beragama Islam maupun non-Islam. Bahkan Pakar Pengembangan Diri dan Kepemimpinan, James M. Kouzes serta Barry Z. Posner mengemukakan, pidato-pidato (motivasi) yang mengesankan tentang nilai-nilai tidaklah cukup. Perbuatan pemimpin jauh lebih penting daripada kata-kata mereka untuk menentukan keseriusan tentang apa yang mereka katakan (motivasikan).

 

Kata-kata dan perbuatan seorang pemimpin haruslah konsisten. Pemimpin harus bisa sebagai teladan dan menginspirasi pengikutnya. Dia berjalan lebih dahulu dan memberikan contoh (teladan) melalui tindakan sehari-hari yang menunjukkan besarnya komitmen terhadap apa yang diyakini. Semua contoh berikut ada dalam diri Rasulullah Muhammad Saw. James dan Barry menjelaskan, berdasarkan muatannya, pesan-pesan motivasi serta keteladanan yang diinspirasikan Rasul Saw. mengandung 3 perkara utama, mencakup; perintah, anjuran, dan larangan. Kesemuanya dijiwai dengan nilai-nilai yang bersumber dari kitab suci yang benar, Al-Quran. Oleh karena itu, marilah kita pelajari tumbuh kembang Rasulullah Saw. agar bisa dijadikan hikmah dan pembelajaran.

 

Mau tahu pelajaran apa yang bisa kita ambil? Tetap simak terus tulisannya di sini, ya.

Read more

5 Pelajaran Penting dari Finlandia, yang terdapat dalam Ajaran Islam

belajar sepanjang hayat

5 Pelajaran Penting dari Finlandia, yang terdapat dalam Ajaran Islam

Finlandia
5 Pelajaran penting dari Finlandia, yang terdapat dalam ajaran Islam

 

Assalamualaikum sahabat lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

 

Jika ada yang di posisi terendah, pasti ada yang di posisi tertinggi. Itulah lika-liku kehidupan. Selalu akan ada 2 sisi yang saling bertolak belakang. Jika Indonesia memiliki minat membaca rendah, lalu negara manakah yang memiliki minat membaca tertinggi? Jawabannya adalah negara Finlandia.

 

Diambil dari sumber kompas.com (18/3/2016), Dalam sebuah studi yang dilakukan John Miller, Presiden Universitas Central Connecticut State di New Britain, menempatkan Finlandia sebagai negera paling terpelajar di dunia. Riset ini menekankan pada hasil ujian literasi dan juga melihat apa yang disebut sebagai “karakteristik sikap terpelajar”, misalnya jumlah perpustakaan dan koran hingga lamanya sekolah serta ketersediaan komputer di sebuah negara. Risetnya tersebut tidak melulu hanya melihat kemampuan penduduk sebuah negara dalam membaca atau menulis, tapi penelitian itu mencoba menyusun peringkat negara-negara berdasarkan “perilaku terpelajar dan sumber daya yang mendukungnya”.

 

Finlandia mendapatkan peringkat tertinggi karena secara budaya warga negara ini sangat gemar membaca. Selain itu, dalam penelitian yang berbeda, Finlandia juga tetap mendapatkan predikat tertinggi untuk minat membaca. Dirilis dari blog.ruangguru.com (10/4/2016), Berdasarkan sebuah survei Program for International Student Assessment (Pisa), yang dirilis oleh Organization for Economic Co-Operation and Development (OECD) pada tahun 2000 lalu, negara dengan sistem pendidikan terbaik adalah Finlandia. Survei ini dilakukan dengan membandingkan pelajar usia 15 tahun di berbagai negara untuk bidang baca-tulis, matematika, dan sains.

 

Sebenarnya apa sih, yang bisa kita pelajari dari negara ini? Yuk, tetap terusin bacanya di sini ya, sahabat.

Read more