3 Pelajaran Hidup dari Bootcamp Duta Inklusif

bootcamp duta inklusif

3 Pelajaran Hidup dari Bootcamp Duta Inklusif

bootcamp duta inklusif ibu profesional

 

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia lifestyle, parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

Manusia-manusia kuat itu kita
Jiwa-jiwa yang kuat itu kita

 

Sepenggal lirik lagu Tulus yang berjudul Manusia Kuat, adalah tanggapan saya terhadap para wanita yang saya temui di Bootcamp Duta Inklusif. Sebuah acara yang diselenggarakan oleh Ibu Profesional ini memberikan saya gambaran baru dalam memandang dunia.

Saya mengikuti acara Bootcamp Duta Inklusif hanya dengan modal nekat dan ingin belajar soal bahasa isyarat. Namun ternyata banyak pelajaran hidup dan pengetahuan baru yang saya dapatkan. Apa sajakah itu? Yuk, sahabat terusin membacanya di sini.

Baca Selengkapnya

My Universe ala Ayoedz Famz

My Universe ala Ayoedz Famz

my universe bts

 

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia lifestyle, parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

Apa yang muncul di benak sahabat bilang mendengar kata ‘My Universe’? Sejak 2021 kemarin, My Universe ini adalah salah satu lagu yang fenomenal. Sebab lagu My Universe ini adalah karya duet 2 musisi besar dan lintas dunia, yaitu Coldplay dan boyband Korea Selatan BTS (Bantang Boys).

Namun tulisan ini bukanlah soal lagu fenomenal itu, tapi ini soal ‘My Universe ala Ayoedz Famz. Apakah itu? Silakan terusin membacanya di sini ya, kalau penasaran. Terus kalau sahabat membacanya sampai akhir akan ada bonus, lo.

Baca Selengkapnya

5 Alasan Menulis ala Lithaetr, No. 1 itu Alasan Klasik

alasan menulis uang

5 Alasan Menulis ala Lithaetr, No. 1 itu Alasan Klasik

alasan menulis ala lithaetr

 

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

 

“Apa sih, yang kamu dapatkan dari menulis?” tanya seseorang kepada saya.

Kira-kira kalau Sahabat Lithaetr mendapatkan pertanyaan seperti itu, apa yang pertama kali terlintas di benakmu? Entah mengapa saat itu yang terlintas dibenak saya adalah tentang pendapatan. Pemikiran manusiawi jika ujung-ujungnya uang, betul? Itulah juga yang menjadi salah satu alasan menulis saya.

Efek pandemi sedikit banyak membuat saya jadi lebih sensitif. Jadilah mempengaruhi ke pola pikir dan sikap yang jadi lebih protektif, sekaligus agak berlebihan dalam menanggapi sesuatu. Itulah penyebab mengapa saat itu, saya langsung berpikir tentang pendapatan.

Enggak bisa dibohongi kalau semua orang terkena dampak dari adanya pandemi ini. Makanya, saya pun perlu mencari cara agar beberapa kegiatan saya, bisa memberikan penghasilan tambahan.

Saat saya memutuskan untuk menulis kembali setelah berhenti bekerja, ada beberapa pro kontra yang terjadi juga. Apakah saja itu? Jika masih berkenan membaca curahan hati saya di awal bulan ini, silakan meneruskannya di sini, ya.

Baca Selengkapnya

5 Ilmu Parenting yang Wajib Dimiliki Orang Tua Saat Mendampingi Anak

Peta diri ilmu parenting

5 Ilmu Parenting yang Wajib Dimiliki Orang Tua Saat Mendampingi Anak

ilmu parenting wajib bagi orang tua

 

Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

 

Kesimpulan materi ketiga kelas pra bunsay,

ilmu parenting di kelas pra bunsay

Masih melanjutkan pembicaraan dari perkuliahan ‘pra bunda sayang (bunsay)’, kali ini kami diberikan ilmu soal Core Value dan Karakter Moral. Pematerinya pun tetap kece yaitu Mbak Farida Ariyani (Farida) dan Mbak Ressy Laila Untari Ningsih (Ressy Laila).

Mbak Farida menyampaikan, kalau Core Value itu ibarat tali yang menarik dari diri kita atau nilai-nilai positif yang terdapat dalam diri, seperti semangat belajar, terus berkembang, aktif berkarya, selalu berbagi, dan selalu berdampak. Itulah Core Value yang sebaiknya dimiliki oleh para member yang berada di Ibu Profesional (IP).

Dikarenakan oleh Core Value itu jugalah, yang membuat saya bergabung ke IP. Merasa diri ini butuh perbaikan ke arah yang lebih baik, setidaknya butuh teman dan rekan yang bisa saling menyemangati. Di IP-lah saya menemukan hal ini.

Selain Core Value, ada juga karakter moral yang juga dibutuhkan dan sebaiknya dimiliki oleh member IP. Mbak Ressy Laila menuturkan, ada 5 karakter moral yang sebaiknya kita miliki. Apa sajakah itu?

  1. Running the mission alive
  2. Don’t teach me! I love to learn
  3. I know I can be better
  4. Always on time
  5. Sharing is caring

Sebagai anggota IP, harapannya kita akan terus menjalankan misi hidup kita sampai akhir hayat nanti dengan sukacita. Pastinya dengan semangat belajar sepanjang hayat, agar bisa selalu menjadi lebih baik lagi. Kemudian, nantinya kita diharapkan bisa berbagi dan berdampak bagi sesama.

Oleh karena itu, tugas kali ini kami diminta untuk menuliskan ilmu apa saja yang ingin dipelajari dan didalami lagi, sehingga nantinya kami bisa berbagi kembali dengan orang lain. Mau tahu ilmu apa saja yang ingin saya pelajari? Silakan simak terus ceritanya di sini, ya.

Baca Selengkapnya

Let’s Read, Quality Time Keluarga di Rumah Saja Kembali Ceria dan Menyenangkan

let's read
Let’s Read, Quality Time Keluarga di Rumah Saja Kembali Ceria dan Menyenangkan
Assalamualaikum sahabat lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

 

Tak terasa kita sudah menjalani pertengahan tahun 2020. Sudah banyak peristiwa yang kita lewati salah satunya pandemi corona, nan mengharuskan kita banyak beraktivitas di rumah saja. Dari yang awalnya kita happy karena bisa berkegiatan dari rumah hingga akhirnya mulai timbul rasa jenuh atau bosan, termasuk anak-anak.

 

Untuk menghilangkan jenuh tersebut, biasanya kami sekeluarga melakukan quality time pergi jalan-jalan. Bisa jalan-jalan ke taman, mall, tempat permainan anak, makan di luar, dan perpustakaan. Tapi karena pandemi corona, quality time tersebut harus ditunda sementara waktu. Oleh karena itu, kami pun memulai untuk membuat strategi baru quality time yang bisa dilakukan di rumah saja.

 

Karena saya mantan pekerja media dan suami juga masih bekerja jadi buruh media, quality time kami tidak jauh dari kegiatan yang melibatkan audio visual. Tapi karena kami memiliki komitmen untuk meminimalisir paparan gadget (gawai) dan televisi (TV) bagi anak-anak, jadilah kami mencoba mendekatkan trio bocilita (bocah cilik lithaetr) dengan membaca buku. Walaupun memang kami akui belum sepenuhnya bisa ‘No TV, No Gadget‘.

 

Tetapi, kami mempunyai trik tersendiri agar anak-anak tetap memiliki batasan screen time, apabila mereka menggunakan gawai atau menonton televisi. Kami pun memiliki peraturan, tentang apa saja yang boleh anak-anak lakukan serta mereka lihat saat menggunakan gawai dan menonton televisi. Kami juga melakukan pendamping secara intensif di saat mereka menggunakan alat-alat canggih tersebut.

 

Salah satu kegiatan yang anak-anak boleh lakukan ketika menggunakan gadget adalah membaca buku. Semenjak si sulung kami sekolahkan di sekolah, yang visi misinya adalah pembentukan karakter, adab, dan ilmu sesuai fitrahnya, kami bekerjasama dengan guru-guru di sekolah untuk meningkatkan minat membaca anak. Mengapa salah satu alasan anak-anak tidak boleh terlalu lama terpapar dengan gawai dan televisi adalah agar kecintaan anak terhadap buku bisa meningkat.

bahaya menonton televisi pada anak
Gambar dari ©Shutterstock/Ivan Josifovic
Dirilis dari jpnn.com (28/4/2012), Penelitian menunjukkan bahwa anak yang rajin menonton televisi biasanya menjadi malas membaca dan belajar, sehingga prestasinya menurun atau lebih rendah dibandingkan mereka yang jarang menonton televisi.

 

Direktur Biro Psikologi Persona Medan, Irna Minauli menyampaikan, “Adanya korelasi negatif antara menonton televisi dengan prestasi akademis dan tingkat kecerdasan. Artinya, semakin sering anak menonton maka semakin rendah prestasi akademisnya. Sebaliknya, semakin jarang mereka menonton maka minat membacanya juga akan semakin besar sehingga prestasi akademisnya akan semakin baik.”

 

Itulah mengapa sekolah si sulung selalu mengkampanyekan agar anak-anak cinta dengan membaca. Alasan itulah yang akhirnya membuat saya dan suami mengatur strategi agar anak-anak bisa cinta membaca. Salah satunya ya, dengan berekreasi ke perpustakaan atau menghabiskan waktu di toko buku, tapi karena pandemi corona kegiatan tersebut kami ganti dengan berkunjung ke perpustakaan online dan bermain di toko buku online.

 

Iya, mau enggak mau, sesekali kami pakai gawai untuk membaca secara online. Di kala kini belum bisa membeli buku secara offline, kami putuskan untuk bermain-main di dunia elektronik book atau ebook. Mau tahu keseruan kami, membaca ebook? Simak terus penuturannya di sini.

Baca Selengkapnya

Ramadhan Pergi-Ku Tak Mau Kembali Lalai

idul fitri 1441 h
ramadhan 1441 h
Design by canva
Assalamualaikum sahabat lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).
Ramadhan telah pergi meninggalkan kita, kita kembali menjalani kehidupan tanpa diiming-imingi pahala sejuta kebaikan. Pertanyaan sekarang, mampukah kita tetap istiqomah mengejar pahala sama seperti saat di bulan Ramadhan? Tentu saja pertanyaan tersebut menjadi tantangan semua umat muslim ke depannya, termasuk saya pribadi.
Mendapatkan pahala seribu bulan, kemudian dapat THR di saat hari lebaran, dan kebiasaan membeli sesuatu yang baru seperti baju, tas, sepatu, dan lain sebagainya, baik di saat akhir Ramadhan atau awal tahun ajaran baru, terkadang membuat kita bersemangat untuk berlomba-lomba mengejar pahala, dengan kebaikan. Diiming-imingi sesuatu hadiah akan membuat kita lebih tertantang untuk menyelesaikan sesuatu dengan saat baik, walaupun perlu perjuangan. Itulah yang sering kita lakukan di saat Ramadhan datang, tapi kita lupa untuk melakukan strategi kebaikan berkelanjutan sesudahnya.
Itulah yang menjadi PR besar bagi kita, khususnya saya pribadi. Bagaimana saya yang masih sering lalai ini bisa tetap menjaga semangat mengejar pahala setelah Ramadhan pergi. Inilah yang selalu menjadi harapan bagi saya pribadi dalam menjaga keimanan yang masih naik turun seperti rollercoaster.
Di usia yang semakin bertambah, seharusnya bekal keimanan dan ketakwaan juga semakin bertambah. Di mana pemikiran sudah mulai terpusat untuk mengejar kehidupan setelah kematian, sebaiknya kita memang perlu membuat strategi menjaga semangat mengejar pahala setelah Ramadhan. Hal tersebut diperlukan agar tetap istiqomah dalam beribadah kepadaNya.
Berkaca dari sikap Rasulullah Saw. yang semakin menambah kualitas ibadah kepada Allah Swt. di saat Ramadhan, tapi Baginda Nabi tidak pernah mengurangi ketakwaan di bulan-bulan lain, memang sebaiknya kita juga demikian. Tetap istiqomah untuk beribadah kepada Allah Swt. Mau tahu strategi apa yang setidaknya bisa kita lakukan? Yuk, tetap disimak tulisan sederhana berikut ini, ya.

Baca Selengkapnya

3 Resep Camilan Favorit Mama dari Yummy App

yummy app
yummy app
3 Resep Camilan Favorit Mama dari Yummy App. Desain ibis paint

 

Assalamualaikum sahabat lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).
Sudah 2 bulan lamanya, kita banyak berkegiatan di rumah. Maka wajar bila kita kangen bisa jalan-jalan serta makan jajanan di luar rumah. Rasa kangen terhadap jajanan inilah yang akhirnya membuat saya bereksperimen dengan beberapa resep masakan.
Semenjak adanya pelarangan untuk bepergian, sebagai seorang mama dari 1 anak-anak dan 2 balita, harus selalu memutar otak agar kebutuhan mereka bisa tetap terpenuhi, salah satunya soal jajanan atau camilan. Entah mengapa semenjak beraktivitas di rumah saja diberlakukan, kebutuhan anak-anak terkait camilan menjadi meningkat. Bila dahulu saat sebelum pandemi, jatah camilan hanya seperlunya saja, kini ketika lebih banyak di rumah rasa ingin ngemilnya menjadi meningkat.
Saya yang sudah membiasakan anak-anak untuk tidak jajan yang aneh-aneh, jadilah mereka terbiasa makan camilan yang saya buatkan atau izinkan saja. Namanya anak-anak yang masih suka dengan goreng-gorengan, jadilah saya harus mencari ide camilan yang tetap enak tapi juga sehat.
Setelah mencari atau berselancar di dunia maya, ketemulah saya dengan sebuah aplikasi luar biasa. Aplikasi ini sangat membantu para mama seperti saya yang enggak jago memasak, jadi bisa masak. Enggak percaya? Baca terus ulasan saya berikut ini.

Baca Selengkapnya

Website VS Marketplace inilah Pilihan Bersinergi, Bertumbuh, dan Menebar Kebaikan ala Deary Castle – Contoh Inspirasi

contoh inpirasi
contoh inpirasi
Website VS Marketplace inilah Pilihan Bersinergi, Bertumbuh, dan Menebar Kebaikan ala Deary Castle – Contoh Inspirasi
Assalamualaikum sahabat lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).
Bagaimana kabar sahabat Lithaetr? Masih semangat berpuasa, kan? Semoga kita selalu mendapatkan keberkahan dan kebahagiaan, aamiin. Hari ini, saya mau mencoba bercerita tentang contoh inspirasi saya saat di awal-awal mencoba memulai bisnis online.
Pernah bekerja dan mempunyai gaji sendiri, membuat saya juga ingin tetap berpenghasilan walaupun kini sudah di rumah saja. Dengan pengetahuan yang minim, saya membuka bisnis online dengan nama Ants Shop
bisnis online
Ants Shop
Nama bisnis online ini diambil dari gabungan nama saya, suami, dan anak-anak. Yang kemudian akhirnya mengambil makna semut, binatang kecil namun selalu gigih, rajin, dan bekerja keras. Harapannya bisnis online saya bisa bermanfaat, menebar kebaikan, dan laris manis. Salah satu produk yang saya pasarkan adalah baju muslim untuk keluarga.
Mengapa saya memilih produk ini? Sebab, saya merasa butuh terhadap produk ini. Selain itu, saya merasa dengan menjual baju muslim bisa menjadi salah satu cara saya menebar kebaikan. Menurut sepengetahuan saya yang minim kala itu, saya harus memulai menjadi reseller dari produsen sebuah produk baju muslim untuk keluarga. Setelah melakukan pencarian dan bertanya untuk mendapatkan rekomendasi dari orang-orang terdekat yang terpercaya, akhirnya saya mencoba bekerjasama dengan Deary Castle. Mau tahu lebih jauh tentang Deary Castle ini? Simak terus membacanya di sini, ya sahabat.

Baca Selengkapnya

Drakor Terbaru Lee Min Ho, The King Eternal Monarch – Perjalanan 2 Dunia, Sukses Capai Rating Tinggi

The King: Eternal Monarch
The King: Eternal Monarch
Gambar: instagram.com/sbsnow_insta/
Assalamualaikum sahabat lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).
Hari ini, saya masih akan membahas tentang salah satu drama Korea (drakor) terbaru yang menjadi bahan pembicaraan. Drakor terbaru ini merupakan ajang kembalinya (comeback-nya) Lee Min Ho ke dunia akting, setelah dia menyelesaikan wamil (wajib militer). Yups, drakor yang akan saya bahas hari ini adalah The King Eternal Monarch.

Sinopsis The King Eternal Monarch

Kali ini, Lee Min Ho berperan sebagai seorang raja dari Kerajaan Korea. Lo kok, Kerajaan Korea, bukannya Korea Selatan itu negara Republik? The King Eternal Monarch ini memang menggabungkan beberapa tema cerita yaitu romansa, fantasi, dan sci-fi (science-fiction) atau ada sedikit unsur ilmu pengetahuan ilmiahnya. Jadi, drakor ini mengisahkan seorang raja bernama Lee Gon (diperankan Lee Min Ho), dari Kerajaan Korea yang memiliki kekuatan supernatural sehingga bisa melakukan perjalanan menembus dimensi ke 2 dunia yang berbeda.
Dalam perjalananya itu, Lee Gon menyadari kalau dia berada di dunia paralel yang negaranya bernama Republik Korea Selatan. Walaupun terlihat memiliki kemiripan dengan dunia tempatnya tinggal, Lee Gon tetap merasakan perbedaan yang signifikan. Sehingga ia akhirnya berjumpa dengan seorang Letnan Polisi Perempuan, bernama Jung Tae Eul (diperankan oleh Kim Go Eun). Bagaimana kisah The King Eternal Monarch, selanjutnya? Simak terus pembahasannya di sini.

Baca Selengkapnya

Membuat Header Blog dengan Picsart dan Ibis Paint

Membuat Header Blog dengan Picsart dan Ibis Paint Assalamualaikum sahabat lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea). Setelah sekian purnama, akhirnya bisa juga saya mempercantik sedikit demi sedikit blog ini. Sebenarnya niat mempercantik blog itu sudah lama, namun karena berbagai macam alasan, sudahlah rencana tinggalah rencana. Tapi setelah … Baca Selengkapnya