5 Alasan Mengapa Minat Membaca di Indonesia Rendah

tradisi membaca

5 Alasan Mengapa Minat Membaca di Indonesia Rendah

minat baca
5 Alasan Mengapa Minat Membaca di Indonesia Rendah
Assalamualaikum sahabat lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

 

Bukti membaca menjadi salah satu hal terpenting dalam hidup ini sudah disinggung dalam Alquran. Kita pun sudah mengetahui manfaat-manfaat dari membaca, tapi mengapa minat membaca masyarakat di Indonesia masih rendah?

 

Sebelum mengetahui alasan-alasannya, ada baiknya kita mengetahui dulu, fakta dan data yang membuktikan kalau minat membaca di Indonesia ini rendah. Jadi, jangan ke mana-mana ya, tetap simak terus ulasannya di sini.

Read more

3 Alasan Drakor Saeguk Membuat Saya Suka Cerita Sejarah

drakor rating tinggi

3 Alasan Drakor Saeguk Membuat Saya Suka Cerita Sejarah

drakor sejarah
Design by canva

Daftar isi:

1. Drakor saeguk itu apa?

2. Alasan drakor saeguk enak untuk ditonton

Assalamualaikum sahabat lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).
Jangan lupakan sejarah! Kalimat itulah yang sering dipakai untuk mengingatkan, bila kita dirasa sudah lupa siapa diri ini. Tapi mengapa kita tidak boleh lupa sejarah? Padahal saya termasuk yang tidak suka pelajaran sejarah. Menurut saya, pelajaran sejarah itu membosankan dan banyak luka di dalamnya, khususnya sejarah Indonesia. Belajar tentang penjajahan menurut saya tidak mengenakan.
Entah mengapa, pelajaran sejarah bagi saya dulu itu enggak seru, karena yang saya tangkap, hanya Indonesia itu lama dijajah oleh bangsa lain. Jadilah sejarah Indonesia itu tidak keren bagi saya. Padahal, sebenarnya dibalik cerita penjajahan tersebut, banyak cerita perjuangan yang tidak diceritakan. Itulah yang saya mulai cari tahu karena belajar dari menonton drama Korea (drakor) Saeguk (sejarah atau kolosal).
Lo, kok bisa gara-gara nonton drakor saeguk malah jadi suka belajar sejarah? Yuk, simak alasan-alasannya di bawah ini, ya sahabat Lithaetr.

Read more

3 Media Favorit Nonton Drakor ala Lithaetr

nonton drakor streaming

3 Media Favorit Nonton Drakor ala Lithaetr

nonton drakor
Design by canva

Daftar Isi:

1. Alasan nonton drakor

2. Media favorit ala Lithaetr

Assalamualaikum sahabat lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).
“Tal, loe kalau nonton drakor itu di mana, sih?”
Pertanyaan dari seorang teman itu, akhirnya membuat saya ingin menuliskan media favorit saya ketika nonton drakor. Secara teman-teman, rekan-rekan, sahabat, dan keluarga juga sudah tahu kalau saya suka nonton drama Korea (drakor). Bagi saya drakor adalah hiburan pelepas penat ketika saya jenuh dengan pekerjaan sebagai ibu rumah tangga (IRT).
Drakor adalah ‘Me Time’ saya, selain membaca novel. Mengapa saya memilih drakor, karena saya merasa yang paling mudah dicari dan ditonton memang itu. Selain itu, cerita-ceritanya punya pesan tentang kehidupan. Intinya, saya nyaman saat menonton drakor.
Sejak tahun 2000, saya mengenal drakor, tapi mulai mereview drakor itu tahun 2017. Drakor yang pertama saya review adalah Temperature of Love. Nah, semenjak itu saya mencoba untuk rutin membahas drakor. Jadilah saya perlu mengenal media-media yang menayangkan drama Korea tersebut.
Mau tahu media apa saja yang jadi media favorit saya? Simak terus ulasannya di sini, ya.

Read more

Review Drakor: Pesona Song Seung Hun di Dinner Mate, masih sama seperti Endless Love

song seung hun

Review Drakor: Pesona Song Seung Hun di Dinner Mate, masih sama seperti Endless Love

dinner mate
Design by canva

Daftar Isi:

1. Siapa itu song seung hun

2. Review Dinner Mate

Assalamualaikum sahabat lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).
Setelah booming dengan hospital playlist, kali ini saya mau membahas soal drama Korea (drakor) terbarunya Song Seung Hun yaitu Dinner Mate. Tahu kan, siapa Song Seung Hun? Itu lo, salah satu aktor dalam drakor Endless Love yang pertama kali bawa virus drakor di Indonesia.

 

Dinner Mate ini baru saja tayang pada 25 Mei kemarin di MBC dan mendapatkan rating yang cukup memuaskan. Diambil dari sumber kompas.com (26/5/2020), sejak pemutaran perdana menurut Nielsen Korea, Dinner Mate mencatat jumlah rata-rata penonton 4,8 dan 6,1 persen di awal. Jumlah tersebut naik 1,6 poin dibandingkan drama pendahulunya, yaitu 365: Repeat the Year.
Selain karena drakor ini punya rating bagus, saya suka drakor ini karena beberapa alasan, mau tahu apa saja alasannya? Baca terus reviewnya di sini.

Read more

5 Kunci Sukses Berbisnis Online ala Rafandhahijab

quote inspiratif

5 Kunci Sukses Berbisnis Online ala Rafandhahijab

kunci sukses

Assalamualaikum sahabat lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).
emak jago jualan
Noka Setya Maharani

Siapakah Noka Setya Maharani

Kali ini, saya ingin bercerita tentang seorang rekan sekaligus panutan saya dalam berbisnis online, yaitu mbak Noka Setya Maharani atau biasa disapa dengan nama mbak Noka. Saya dan mbak Noka sama-sama terjun berbisnis online pada akhir tahun 2016, setelah memutuskan resign dari pekerjaan kami masing-masing. Kalau saya resign dari salah satu perusahaan televisi swasta terbesar di Jakarta, sementara mbak Noka resign dari Sekolah di Yogyakarta.

reseller
Join kemitraan
Walaupun latar belakang pekerjaan kami sebelumnya berbeda jauh, tapi alasan kami memulai bisnis online itu sama, yaitu ingin berpenghasilan dari rumah, sambil fokus mengurus anak. Saat memulai bisnis online di tahun 2016, mbak Noka baru memiliki seorang anak laki-laki, sementara saya ibu beranak 2 saat itu. Kami memulai bisnis online pun sama-sama berawal dari reseller di dua brand pakaian muslim keluarga ternama, yaitu Deary Castle dan Bayi Banget Hijab. Tapi seiring berjalannya waktu, ada perbedaan menonjol dalam bisnis online kami. Apakah itu? Yuk, simak terus cerita saya di sini.

Read more

Let’s Read, Quality Time Keluarga di Rumah Saja Kembali Ceria dan Menyenangkan

let's read
Let’s Read, Quality Time Keluarga di Rumah Saja Kembali Ceria dan Menyenangkan
Assalamualaikum sahabat lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

 

Tak terasa kita sudah menjalani pertengahan tahun 2020. Sudah banyak peristiwa yang kita lewati salah satunya pandemi corona, nan mengharuskan kita banyak beraktivitas di rumah saja. Dari yang awalnya kita happy karena bisa berkegiatan dari rumah hingga akhirnya mulai timbul rasa jenuh atau bosan, termasuk anak-anak.

 

Untuk menghilangkan jenuh tersebut, biasanya kami sekeluarga melakukan quality time pergi jalan-jalan. Bisa jalan-jalan ke taman, mall, tempat permainan anak, makan di luar, dan perpustakaan. Tapi karena pandemi corona, quality time tersebut harus ditunda sementara waktu. Oleh karena itu, kami pun memulai untuk membuat strategi baru quality time yang bisa dilakukan di rumah saja.

 

Karena saya mantan pekerja media dan suami juga masih bekerja jadi buruh media, quality time kami tidak jauh dari kegiatan yang melibatkan audio visual. Tapi karena kami memiliki komitmen untuk meminimalisir paparan gadget (gawai) dan televisi (TV) bagi anak-anak, jadilah kami mencoba mendekatkan trio bocilita (bocah cilik lithaetr) dengan membaca buku. Walaupun memang kami akui belum sepenuhnya bisa ‘No TV, No Gadget‘.

 

Tetapi, kami mempunyai trik tersendiri agar anak-anak tetap memiliki batasan screen time, apabila mereka menggunakan gawai atau menonton televisi. Kami pun memiliki peraturan, tentang apa saja yang boleh anak-anak lakukan serta mereka lihat saat menggunakan gawai dan menonton televisi. Kami juga melakukan pendamping secara intensif di saat mereka menggunakan alat-alat canggih tersebut.

 

Salah satu kegiatan yang anak-anak boleh lakukan ketika menggunakan gadget adalah membaca buku. Semenjak si sulung kami sekolahkan di sekolah, yang visi misinya adalah pembentukan karakter, adab, dan ilmu sesuai fitrahnya, kami bekerjasama dengan guru-guru di sekolah untuk meningkatkan minat membaca anak. Mengapa salah satu alasan anak-anak tidak boleh terlalu lama terpapar dengan gawai dan televisi adalah agar kecintaan anak terhadap buku bisa meningkat.

bahaya menonton televisi pada anak
Gambar dari ©Shutterstock/Ivan Josifovic
Dirilis dari jpnn.com (28/4/2012), Penelitian menunjukkan bahwa anak yang rajin menonton televisi biasanya menjadi malas membaca dan belajar, sehingga prestasinya menurun atau lebih rendah dibandingkan mereka yang jarang menonton televisi.

 

Direktur Biro Psikologi Persona Medan, Irna Minauli menyampaikan, “Adanya korelasi negatif antara menonton televisi dengan prestasi akademis dan tingkat kecerdasan. Artinya, semakin sering anak menonton maka semakin rendah prestasi akademisnya. Sebaliknya, semakin jarang mereka menonton maka minat membacanya juga akan semakin besar sehingga prestasi akademisnya akan semakin baik.”

 

Itulah mengapa sekolah si sulung selalu mengkampanyekan agar anak-anak cinta dengan membaca. Alasan itulah yang akhirnya membuat saya dan suami mengatur strategi agar anak-anak bisa cinta membaca. Salah satunya ya, dengan berekreasi ke perpustakaan atau menghabiskan waktu di toko buku, tapi karena pandemi corona kegiatan tersebut kami ganti dengan berkunjung ke perpustakaan online dan bermain di toko buku online.

 

Iya, mau enggak mau, sesekali kami pakai gawai untuk membaca secara online. Di kala kini belum bisa membeli buku secara offline, kami putuskan untuk bermain-main di dunia elektronik book atau ebook. Mau tahu keseruan kami, membaca ebook? Simak terus penuturannya di sini.

Read more

Kontroversi The King Eternal Monarch: Awal Kehancuran atau Pesan Tersembunyi yang Belum Terkuak

aktor lee min ho
the king eternal monarch
Gambar dari instagram.com/cubistcake/
Assalamualaikum sahabat lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).
Setelah off dulu membahas drama Korea (drakor) selama Ramadhan, hari ini saya mau mencoba update informasi tentang drakor yang masih jadi bahan perbincangan panas, yaitu The King Eternal Monarch. Drakor yang dibintangi Lee Min Ho dan Kim Go Eun ini memang sudah menarik perhatian sejak awal. Ekspektasi Kdrama Lovers (sebutan bagi penggemar drakor) buat The King Eternal Monarch sangat tinggi. Mengapa? Sebab ada beberapa faktor yang menyebabkan hal tersebut seperti drakor ini kembalinya Lee Min Ho ke dunia akting setelah wamil, kemudian cerita ini ditulis oleh penulis besar ‘Kim Eun Sook‘, dan aktor serta aktris pendukungnya pun keren-keren. Wajar, jika para penikmat drakor berharap lebih dari The King Eternal Monarch.
aktor lee min ho
Gambar dari instagram.com/cubistcake/

Review The King Eternal Monarch

Sejak awal penayangan, drama ini sudah menuai beberapa kontroversi seperti penggantian aktor secara sepihak, sehingga sempat membuat si aktor kecewa, lalu adanya gosip tak sedap yang menimpa salah satu aktris pendukung utamanya, kemudian visual cerita yang tak sesuatu dengan sejarah aslinya, dan lain sebagainya. Kontroversi tersebut sempat mendapat kecaman dari berbagai pihak dan membuat tim produksi beberapa kali memohon maaf kepada publik. Yang kemudian berimbas kepada performa drakor The King Eternal Monarch itu sendiri. Di dua episode awal, drakor ini memang memiliki rating yang cukup luar biasa, namun setelah deretan kontroversi tersebut rating drakor ini terus terjun bebas, bahkan di episode ke-8 The King Eternal Monarch sempat mendapatkan rating terendah sepanjang sejarah penayangannya.
Diambil dari sumber cnnindonesia.com (11/5/2020), Penonton menyayangkan sederet kontroversi yang ada pada The King Eternal Monarch. Sebab drakor ini menjadi salah satu drama yang dinantikan pecinta drama Korea, karena dibintangi banyak artis besar seperti Lee Min Ho, Kim Go Eun, dan Woo Do Hwan, dan menjadi drama terbaru penulis Kim Eun Sook setelah Goblin dan Mr. Sunshine.
Dari kontroversi tersebut akhirnya banyak pro dan kontra yang terjadi di tengah-tengah Kdrama Lovers. Yang pro mengatakan kalau drama ini masih banyak pesan-pesan cerita yang belum terkuak. Adapun yang berpendapat kalau drama ini memang butuh pemahaman lebih karena banyaknya teori nan berkesinambungan. Sementara bagi penggemar yang kontra drama ini mengecewakan. Tak ayal jalan ceritanya yang rumit serta akting dari para pemerannya pun jadi sasaran kekecewaan warganet.
Nah, kalau menurut saya pribadi bagaimana? Tetap ikutin terus tulisan ini ya, sahabat.

Read more

Ramadhan Pergi-Ku Tak Mau Kembali Lalai

idul fitri 1441 h
ramadhan 1441 h
Design by canva
Assalamualaikum sahabat lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).
Ramadhan telah pergi meninggalkan kita, kita kembali menjalani kehidupan tanpa diiming-imingi pahala sejuta kebaikan. Pertanyaan sekarang, mampukah kita tetap istiqomah mengejar pahala sama seperti saat di bulan Ramadhan? Tentu saja pertanyaan tersebut menjadi tantangan semua umat muslim ke depannya, termasuk saya pribadi.
Mendapatkan pahala seribu bulan, kemudian dapat THR di saat hari lebaran, dan kebiasaan membeli sesuatu yang baru seperti baju, tas, sepatu, dan lain sebagainya, baik di saat akhir Ramadhan atau awal tahun ajaran baru, terkadang membuat kita bersemangat untuk berlomba-lomba mengejar pahala, dengan kebaikan. Diiming-imingi sesuatu hadiah akan membuat kita lebih tertantang untuk menyelesaikan sesuatu dengan saat baik, walaupun perlu perjuangan. Itulah yang sering kita lakukan di saat Ramadhan datang, tapi kita lupa untuk melakukan strategi kebaikan berkelanjutan sesudahnya.
Itulah yang menjadi PR besar bagi kita, khususnya saya pribadi. Bagaimana saya yang masih sering lalai ini bisa tetap menjaga semangat mengejar pahala setelah Ramadhan pergi. Inilah yang selalu menjadi harapan bagi saya pribadi dalam menjaga keimanan yang masih naik turun seperti rollercoaster.
Di usia yang semakin bertambah, seharusnya bekal keimanan dan ketakwaan juga semakin bertambah. Di mana pemikiran sudah mulai terpusat untuk mengejar kehidupan setelah kematian, sebaiknya kita memang perlu membuat strategi menjaga semangat mengejar pahala setelah Ramadhan. Hal tersebut diperlukan agar tetap istiqomah dalam beribadah kepadaNya.
Berkaca dari sikap Rasulullah Saw. yang semakin menambah kualitas ibadah kepada Allah Swt. di saat Ramadhan, tapi Baginda Nabi tidak pernah mengurangi ketakwaan di bulan-bulan lain, memang sebaiknya kita juga demikian. Tetap istiqomah untuk beribadah kepada Allah Swt. Mau tahu strategi apa yang setidaknya bisa kita lakukan? Yuk, tetap disimak tulisan sederhana berikut ini, ya.

Read more

Me and My Stupidity – Curhat Inspiratif

quote inspirasi
curhat inspiratif
Design by canva
Assalamualaikum sahabat lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).
Siapa bilang kalau curahan hati (curhat) itu hanya tulisan remeh biasa? Jangan salah, ada kok curhat inspiratif, yang bisa memberikan inspirasi bagi pembacanya.
Sebelumnya saya ingin meminta maaf kepada sahabat Lithaetr, jika selama ini dalam tulisan-tulisan saya ada yang tidak berkenan sehingga menyinggung perasaan, tolong dimaafkan, ya. Sebentar lagi, bulan penuh berkah akan pergi meninggalkan kita, semoga kita bisa mendapatkan pelajaran berharga di Ramadhan tahun ini. Memang ada yang berbeda dari Ramadhan kali ini, tapi InsyaAllah akan ada hikmah indah bagi kita semua, aamiin.
Maafkan ya sahabat, hari ini Lithaetr ingin curhat tentang diri saya dan beberapa kebodohan (stupidity) saya. Mengapa saya menulis tentang hal ini? Sebab saya merasa kebodohan saya ini tidak ditiru atau dilakukan oleh sahabat Lithaetr. Kalau pun diantara sahabat ada yang pernah atau sedang melakukan kesalahan yang sama, ayo segera stop perbuatan itu, dan cepatlah berubah menjadi lebih baik bersama-sama dengan saya.
Sebelum mengupas apa saja kebodohan saya, ada baiknya kita bersyukur atas rahmat dan karunia Allah Swt., karena kita masih diberikan kesempatan bernafas, hidup, serta waktu untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik. Oke, kini saatnya saya bercerita tentang beberapa kebodohan saya, masih berkenan kan, membaca tulisan ini? Semoga tulisan ini bisa kita jadikan pelajaran bersama, aamiin.

Read more

Bunga Rafflesia, Bunga Monster atau Bunga Bangkai?

bunga bangkai
bunga rafflesia
Bunga Rafflesia, Bunga Monster atau Bunga Bangkai?

Assalamualaikum sahabat lithaetr, mari masuki dunia parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea).

 

Hari ini, saya mau berbagi pengetahuan umum tentang salah satu ikon Indonesia yang terkenal di dunia internasional. Ikon ini berasal dari salah satu bunga di Indonesia yang ditetapkan sebagai bunga nasional, sejak 9 Januari 1993. Kira-kira sahabat ada yang tahu, bunga apakah yang saya maksud? Ikon yang saya maksud adalah bunga rafflesia.

 

Sudah 27 tahun, bunga rafflesia ditetapkan sebagai bunga nasional Indonesia. Bunga yang memiliki beberapa julukan seperti bunga rafflesia arnoldi, puspa langka, bunga padma raksasa, bunga monster, dan bunga bangkai ini memang sangat terkenal di dunia. Ada berbagai macam alasan mengapa akhirnya bunga unik yang satu ini memiliki banyak nama atau julukan. Mau tahu kisah tentang bunga rafflesia selanjutnya? Tetap ikutin terus penuturannya di sini.

Read more